DPR mengesahkan Rancangan Undang undang Pendidikan dan Layanan Psikologi menjadi undang undang

 

Pada rapat paripurna ke-28 yang di gelar di gedung nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/7/2022), DPR dengan resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pendidikan dan Layanan Psikologi menjadi Undang-Undang (UU).

Rancangan undang undang ini pertama kali di ajukan ke badan Legislatif  DPR RI untuk di bahas pada tanggal 5 februari 2020 atas usulan Desy Ratnasari, Rancangan undang- undang ini sudah tiga kali berganti nama di mulai dari rancangan undang undang profesi psikologi kemudian menjadi rancangan undang undang praktik psikologi dan yang  terakhir berganti menjadi rancangan undang undang pendidikan dan layanan psikologi.

 

“pada tanggal 29 Juni 2022 rancangan undang undang pendidikan dan layanan psikologi di sepakati untuk dibawa ke rapat paripurna DPR RI ’’ ujar Hetifah Sjaifudian di Gedung Nusantara II DPR, Senayan, Jakarta.

Rancangan undang undang pendidikan dan layanan psikologi bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan psikologi, selain itu RUU ini memberikan kepastian hukum kepada psikolog maupun klien agar terhindar dari praktik psikologi ilegal dan tidak profesional

Rapat ini di hadiri sebanyak 105 anggota langsung dan 232 anggota hadir secara virtual, pemerintah juga mengundang beberapa delegasi bem universitas maupun beberapa delegasi dari organisasi seperti ILMPI

Setelah Hetifah menyampaikan laporan panja Komisi X, Wakil Ketua DPR, Rachmat Gobel meminta persetujuan pengesahan RUU Pendidikan dan Layanan Psikologi menjadi Undang-Undang.

 

“Berdasarkan laporan Komisi X DPR RI tentang RUU Pendidikan dan Layanan Psikologi, selanjutnya kami akan menanyakan kepada setiap fraksi, apakah RUU Pendidikan dan Layanan Psikologi dapat disahkan menjadi Undang-Undang?,” tanya Rachmat Gobel.

“Setuju,” jawab anggota dewan serentak sambil bertepuk tangan.

Kemudian Rachmat Gobel mengetukkan palunya tanda RUU itu disahkan menjadi UU.

Leave a Reply

Your email address will not be published.