Mencegah Stress Akademik Dalam Seminar Hari Kesehatan Jiwa

Seminar Hari Kesehatan Jiwa adalah seminar yang diadakan oleh BEM Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa. Tahun ini, tema yang diangkat adalah ‘Stress Akademik’. Pembicara yang diundang adalah Lusi Nur Ardhiana, S.Psi, M.Psi, Psikolog, Nadhifa Allya Tsana (rintiksedu), dan dr. Jiemi Ardian, sp.KJ. Kegiatan ini diadakan pada tanggal 12 Oktober 2019.

Pada sesi pertama, Ibu Lusi memaparkan pengantar dari stress akademik itu sendiri. Stress akademik sendiri adalah persepsi ataupun respon yang menimbulkan reaksi negatif dari seorang individu terhadap tuntutan akademik. Stress akademik berhubungan dengan banyaknya mahasiswa yang mengalami depresi dan melakukan bunuh diri karena buntu terhadap tekanan akademik, salah satunya tugas akhir.

Setelah itu, Nadhifa Allya Tsana atau rintiksedu tampil dalam bentuk talkshow, dan menceritakan pengalaman nya di masa sekolah dan kuliah, sekaligus pengalamannya dalam menulis. Membagi waktu antara akademik dan menulis tentu merupakan tantangan tersendiri. Jika tidak pandai dalam mengelola waktu yang digunakan, individu akan rentan terkena stress akademik.

Kemudian pembicara ketiga yaitu dr. Jiemi, yang merupakan psikiater yang cukup terkenal di media sosial. Beliau memaparkan tentang stress dan cara menangani nya sekaligus mereview apa yang sudah dipaparkan oleh pembicara pertama dan kedua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *