KADERISASI MAHASISWA PSIKOLOGI

Nama : Mega Putri Handayani
Asal universitas : Universitas Andalas

Kaderisasi Mahasiswa Psikologi

Keberhasilan sebuah organisasi itu tidak ditentukan dari segi ketercapaian atau prestasi yang diraihnya, tetapi ditentukan oleh bagaimana organisasi tersebut berhasil melahirkan kader-kader tangguh yang akan melanjutkan estafet perjuangan. Di sini, kita sama-sama tahu bahwa kaderisasi ialah hal penting untuk mempersiapkan generasi selanjutnya untuk menjadi pribadi yang siap melanjutkan pergantian nakhoda organisasi

Sentuh dengan hati, kenalkan mereka dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki organisasi tersebut
Berilah mereka kesan positif pada awalnya, merasa welcome, merasa nyaman di jurusan ini. Jangan sampai ada kerenggangan di antaranya. Pengetahuan itu tidak hanya diperoleh dari dosen saja, tetapi dari pengalaman senior juga. Bagaimana cara menghadapi dosen juga dapat kita ketahui dari senior. Ketika mereka merasa nyaman, tentu mereka juga akan semangat pergi kuliah. Ketika mereka merasa nyaman bersama senior, mereka akan dengan leluasa bertanya tentang perkuliahan, tentang tugas-tugas yang belum mereka mengerti, hingga akhirnya mereka juga akan menanyakan tentang organisasi yang ada di kampus. Nah, di sinilah peran perekrutan sesungguhnya. Senior bisa memberikan hal-hal positif jika mengikuti suatu organisasi di kampus. Senior bisa mengenalkan visi misi organisasinya, apa-apa saja yang dilakukan di organisasi tersebut, dan apa saja keuntungan-keuntungan yang akan diperoleh jika mengikuti organisasi yang sedang dijalaninya. Organisasi itu bukanlah sekadar tempat formalitas untuk menjalankan program kerja saja, tapi ciptakanlah kenyamanan hingga akhirnya akan memunculkan loyalitas dan kohesif agar organisasi tersebut dapat berjalan lebih lancar, lebih terbuka, dan lebih produktif.
Setelah melakukan pendekatan personal, maka kader-kader ini akan dimagangkan di organisasi yang dimaksud, di sinilah mereka dididik, dilatih dengan cara terjun langsung ke lahan perjuangan yang sesungguhnya. Prinsip kita yaitu perlahan namun pasti.

Tegas
Melakukan pendekatan tidak berarti selalu bersikap baik sampai sampai tidak menghiraukan penyelewengan yang dilakukan oleh calon kader. Tetaplah bersikap tegas. Kita boleh saja baik, tapi tidak juga baik dalam menerima sikap mereka yang berlawanan dengan norma yang ada.
Jika ada junior yang sekiranya tidak sopan, tegur mereka secara langsung. Dalam hal ini, dosen dan senior juga berperan penting dalam pembentukan karakter mahasiswa. Tegur mereka secara baik-baik, libatkanlah rasa empati di sana. Jangan menghina, tapi cukup beritahu mereka konsekuensi atas perilaku menyimpang mereka tersebut.
Kaderisasi itu tidak harus materi. Ajaklah mereka untuk praktik langsung juga. Dengan memberikan simulasi atau games-games menarik yang terkait dengan materi kaderisasi. Manusiakanlah mereka, karena mereka adalah manusia yang punya akal dan hati. Bersikap tegaslah jika memang perilaku mereka menyimpang. Berilah hukuman yang bermanfaat seperti membaca dan meringkas salah satu teori dari tokoh psikologi, dsb. Tidak hanya metode dimarah-marahi. Metode bentak membentak tidaklah baik, karena akan menurunkan harga diri mereka. Sekalipun harus dimarahi, marahilah mereka secara personal. Karena tidak semua orang pantas untuk menerima bentakan itu. Metode tersebut juga merupakan pilhan terakhir jika memang si mahasiswa baru tidak dapat lagi dinasihati secara baik-baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *