MUKERNAS VII ILMPI SUMBAWA

1490191773883

11 MARET 2017
Setelah genap 1 tahun berselang sejak Musyawarah dan Rapat Kerja Nasional Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia ke VI di Universitas Negeri Padang. Sekarang tiba waktunya ILMPI mengadakan Musyawarah dan Rapat Kerja Nasional ke VII di Universitas Teknologi Sumbawa yang menjadi tuan rumah kegiatan nasional ini.
Perjalanan menuju tempat penginapan ditempuh dalam waktu kurang lebih 6 jam dari Bandara Internasional Lombok hingga Sumbawa Besar jika menggunakan transportasi darat dan laut. Selain itu, perjalanan dari Bandara Sumbawa menuju tempat penginapan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih setengah jam jika menggunakan transportasi udara. Dalam perjalanan, kami sangat menikmati pemandangan dan keindahan alam lombok dan sumbawa yang melewati hamparan perairan antara pulau Lombok dan Sumbawa hingga lelah kami pun terbayar.
Sejak pagi hari hingga sore dan malam, satu persatu para peserta mulai berdatangan dari seluruh penjuru Indonesia yang mewakili setiap universitas yang tergabung dalam keanggotaan ILMPI. Hingga tiba sore hari sekitar puku 16.00 WITA peserta dikumpulkan di ruang sidang untuk saling mengenal dan ice breaking yang di pimpin oleh panitia. Kemudian malam hari sekitar pukul 20.00 WITA, rangkaian acara dimulai dengan acara pembukaan dan ramah tamah yang diselenggarakan di Istana Dalam Loka dan dihadiri oleh peserta, panitia, jajaran dosen UTS, Rektorat UTS dan tamu undangan yang berasal dari beberapa instansi pemerintah. Kemudian dilanjutkan dengan wisata edukasi mengelilingi Istana Dalam Loka yang merupakan Istana tempat kediaman Sultan Sumabawa pada beberapa abad silam.
Setelah acara pembukaan dan ramah tamah selesai, kami pun kembali ke penginapan menggunakan bus yang disediakan panitia untuk beristirahat dan melanjutkan kegiatan lainnya esok hari.

12 MARET 2017
Pada pagi hari ini, ada hal berbeda dari yang kami kira pada awalnya dan tidak sesuai rundown. Pada awalnya kegiatan pada hari kedua ini adalah Talkshaw Nasional tentang “Joki Cilik Berhak Belajar”. Akan tetapi, karena ada beberapa kendala yang membuat TalkShaw Nasional ini tidak dapat dilaksanakan pada hari minngu, salah satunya adalah pembicara yang akan mengisi acara pada Talkshaw Nasional ini tidak dapat hadir/berhalangan hadir.
Oleh sebab itu, pada pagi hingga siang hari ini tidak ada agenda apapun karena adanya kendala pembicara Talkshow Nasional yang berhalangan hadir. Maka, kami para peserta menggunakan kesempatan ini untuk berkeliling daerah sekitar penginapan dan bermain di sungai. Selain itu, ada juga peserta yang menggunakan kesempatan ini untuk melanjutkan tidurnya hingga siang hari.
Pada siang hari di hari minggu ini, agenda Musyawarah dan Rapat Kerja ILMPI ke VII resmi dibuka oleh 3 Presidium sidang sementara yang berasal dari Universitas Teknologi Sumbawa. Pada sidang pendahuluan ini, kami membahas tentang manual acara dan tata tertib persidangan yang akan kami lakukan kedepannya. Selain itu, di akhir pembahasan sidang pendahuluan kami juga melakukan pemilihan presidium sidang tetap yang akan memimpin persidangan dalam acara Musyawarah Nasional ILMPI ke VII. Berbagai dinamika dalam bermusyawarah pun terjadi, adanya adu argumentasi, perdebatan, dll. Sampai pada akhirnya kami masuk kedalam
pembahasan pemilihan presidium sidang tetap. Setelah semua universitas mengajukan nama-nama untuk calon presidium sidang tetap selesai dan semua calon menyatakan kebersediaannya, maka tersisa 3 nama yang pada akhirnya ditetapkan sebagai presidium sidang tetap. 3 nama yang menjadi presidium sidang tetap adalah Ilham Fahreza (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) sebagai presidium 1, Multazam Al Akbar (Universitas Pancasila) sebagai Presidium 3, Emira Salma (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) sebagai Presidium 3/Notulen.
Sidang pendahuluan yang membahas tentang manual acara dan tata tertib berkahir pada sore hari sekitar pukul 4 sore dan dilanjutkan Musyawarah II yang beragendakan Sidang Laporan Pertanggung Jawaban Pengurus Harian Nasional ILMPI Periode 2016-2017. Pembacaan Laporan Pertanggung Jawaban dilakukan oleh Sekertaris Jendral ILMPI Ibrahim Syah Lubis dan diteruskan oleh semua Koordinator Badan dan perwakilan badan lainnya, BANSEKNas oleh Aviola Nathasya B, BANKEUNas oleh Ilham Fajar R, BANINFOKOMNas oleh Aisyah, BPONas oleh Usaid Al Banna, BPPMNas oleh Fiqah Soraya Alhadr, BPPKNas oleh Jhaihan Farah Nabila. Berbagai pertanyaan tentang kinerja Pengurus ILMPI Nasional muncul dari seluruh peserta MUKERNAS yang hadir. Berbagai Feedback diberikan oleh peserta sidang guna mengevaluasi kinerja pengurus untuk kebaikan di periode selanjutnya. Kemudian, Sidang LPJ Nasional pun selesai sampai tahap penilaian, dan memperoleh skor 7.1 dengan keterangan LPJ diterima bersyarat dan revisi. Hingga pada pukul 23.00 sidang LPJ selesai dan masuk pada agenda musyawarah selanjutnya. Akan tetapi, sebelum masuk pada agenda selanjutnya, berdasarkan kesepakatan dan persetujuan forum bahwa sidang diskorsing sampai esok pagi dan dimulai kembali pada pukul 08.30 WITA.

13 MARET 2017
Pada pagi hari ini, sidang kembali dilanjutkan sesuai dengan waktu yang telah disepakati. Musyawarah pada hari ini, membahas tentang rekomendasi perubahan Konstitusi ILMPI yang telah dibahas di masing-masing wilayah pada kegiatan pramukernas. Musyawarah ini dimulai dari pembahasan rekomendasi perubahan AD/ART kemudian GBHO/GBHK dan BPU ILMPI. Banyak perubahan-perubahan yang direkomendasikan oleh setiap wilayah , tentunya perubahan ini diajukan oleh setiap wilayah demi harapan ILMPI yang lebih baik dari segi system organisasi.
Pada pembahasan AD/ART tidak banyak perubahan yang direkomendasikan oleh setiap wilayah. Beberapa perubahan hanya dilakukan dibeberapa bab diantaranya perubahan asas Ketuhanan, penambahan poin profesionalitas dalam asas kekeluargaan. Selain itu, hal baru yang ditambahkan ke dalam AD/ART adalah Dewan Pengawas beserta wewenang dan lainnya.

14 MARET 2017
Banyak perubahan-perubahan dan hal-hal baru yang ditambahkan dalam system keorganisasian ILMPI. Salah satu hal baru yang dibentuk dalam struktur kepengurusan ILMPI adalah adanya Dewan Pengawas ILMPI yang berasal dari Lembaga Eksekutif Mahasiswa dan ditunjuk serta disepakati oleh peserta MUKERNAS yang hadir saat itu. Selain itu, perubahan nama wilayah baru sesuai dengan keputusan MUKERNAS ke VI di padang yaitu Wilayah Aceh Sumut menjadi Wilayah ke VII (Aceh dan SUMUT) dan Wilayah I (Sumatera) menjadi Wilayah I (JAMBI, RIAU, LAMPUNG, SUMBAR dan SUMSEL).
Perubahan lain yang sangat berdampak pada perkembangan ILMPI adalah System Recruitment Pengurus Nasional. Sejak dahulu, penerimaan staff/pengurus nasional dilakukan sebelum RAKERNAS dimulai. Akan tetapi, saat ini penerimaan staff/pengurus nasional dilakukan setelah RAKERNAS. Hal ini dilakukan agar setiap Koordinator Badan dapat melakukan pemetaan jumlah staff sesuai dengan beban program dan Jobdesc bagi setiap calon staffnya nanti. Hal ini sangatlah bermanfaat dan efektif meskipun dalam pengambilan keputusannya banyak menuai kontroversi dan penolakan. Meskipun begitu, setelah dilakukan lobby selama 2×5 menit untuk menjelaskan lebih lanjut tentang mekanisme dan lain-lain, akhirnya mekanisme perekrutan ini disepakati.
Itulah beberapa hal baru yang ditambahkan ke dalam Konstitusi ILMPI yang diajukan oleh peserta yang hadir saat MUKERNAS. Semua perubahan yang dilakukan bertujuan untuk perubahan ILMPI yang lebih baik lagi di tahun ke VII-nya.
Setelah pembahasan rekomendasi perubahan konstitusi ILMPI dan semua hasil keputusan sudah dikonsiderankan, maka pada hari ini juga muswarah berlanjut ke tahap pemilihan Sekertaris Jendral ILMPI periode 2017-2018. Sebelum memasuki tahap awal pemilihan Sekertaris Jendral ILMPI, pembahasan Draft Pemilihan Sekjend menjadi hal yang terpenting karena draft ini menjadi acuan bagi individu yang dicalonkan sesuai atau tidak.
Mekanisme pemilihan Calon Sekertaris Jendral ILMPI Periode 2017-2018 dilakukan dengan cara setiap universitas berhak mengajukan 2 nama yang berasal dari universitasnya sendiri maupun universitas lain. Setelah tahap pencalonan selesai, nama-nama yang keluar sebagai bakal calon Sekjend ILMPI adalah Muhammad Amri dari Universitas Hasanuddin Makassar dan Usaid Al-Banna dari Universitas Teknologi Yogyakarta. Setelah itu, setiap bakal calon harus menyampaikan kesediannya sebagai calon Sekertaris Jendral ILMPI Periode 2017-2018, dan akhirnya kedua bakal calon bersedia sebagai calon Sekjend ILMPI.
Masuk pada tahan pencalonan, kedua calon Sekjend harus melewati tahap Uji Kelayakan yang mekanismenya diatur sesuai kesepakatan peserta sidang. Kedua calon diberikan kesempatan untuk mempresentasikan dirinya sendiri dan target pencapaian selama 1 periode kedepan. Setelah itu, diberikan kesempatan kepada seluruh peserta sidang untuk memberikan pertanyaan kepada masing-masing calon. Mekanisme tanya jawab yang disepakati forum adalah sesi pertanyaan dibagi menjadi 3 sesi dan masing-masing sesi diberikan kesempatan bertanya kepada 5 universitas, kemudian masing-masing universitas diberikan kesempatan bertanya sebanyak 3 pertanyaan dengan durasi bertanya maksimal 2 menit. Selain itu, kepada calon Sekjend ILMPI Periode 2017-2018 diberikan kesempatan menjawab setiap pertanyaan dengan durasi waktu maksimal 3 menit.

15 MARET 2017
Uji Kelayakan calon Sekjend selesai, musyawarah pada hari ini memasuki tahap penetepan Sekertaris Jendral ILMPI yang dilakukan dengan cara bermusyawarah. Setelah sekian lama perdebatan dan adu argumentasi dilakukan oleh setiap universitas yang hadir, akhirnya muncullah 1 kesepakatan yang bulat terkait Sekertaris Jendral ILMPI Periode 2017-2018. Kemudian Predisium sidang Munas membacakan Konsideran persidangan sekaligus menetapkan saudara Usadi Al-Banna dari Universitas Teknologi Yogyakarta sebagai Sekertaris Jendral ILMPI Periode 2017-2018. Selanjutnya diteruskan dengan sesi pelantikan Sekjend yang dilakukan oleh Presidium Sidang.
Pada hari ini setelah dilakukan pemilihan Sekjend ILMPI, musyawarah dilanjutkan pembahasan Draft Pemilihan Koordinator Badan Kelengkapan Nasional (KBKN) kemudian ke tahap pemilihan Calon Koordinator Badan Kelengkapan Nasional (KBKN) ILMPI Periode 2017-2018. Pada musyawarah ini, setiap wilayah mengajukan nama-nama calon yang dipilih saat acara Pramukernas ILMPI di setiap wilayah dan direkomendasikan sebagai Calon KBKN. Berikut adalah rekomendasi Calon Koordinator Badan Kelengkapan Nasional ILMPI Periode 2017-2018 Ammar Syahidillah dari UHAMKA dan Eka Putri Wulandari dari Universitas Medan Area sebagai calon Koordinator BANSEKNAS, Ilham Fajar dari UHAMKA sebagai calon Koordinator BANKEUNAS, Chairani Wulandari dari Universitas Diponegoro Semarang dan Alifia dari Universitas Andalas sebagai calon Koordinator BANINFOKOMNAS, Muhammad Amri dari Universitas Hasanuddin Makassar sebagai Calon Koordinator BPONAS, Muhammad Fuady dari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau sebagai calon Koordinator BPPMNAS. Itulah beberapa nama calon KBKN yang diajukan oleh wilayah. Akan tetapi, ada beberapa nama yang diajukan oleh peserta sidang dan bukan berdasarkan calon yang direkomendasikan saat Pramukernas di setiap wilayah diantaranya Raras Ayu Putri Perwitasari dari Universitas Lambung Mangkurat sebagai calon Koordinator BANINFOKOMNAS dan Ifandi Khainur Rahim dari Universitas Indonesia sebagai calon Koordinator BPPKNAS.
Setelah rekomendasi calon KBKN dibacakan dan tahap pencalonan selesai, maka musyawarah berlanjut ke tahap uji kelayakan. Pada tahap ini, mekanismenya dilaksanakan sama dengan tahap uji kelayakan yang dilakukan saat pemilihan Sekjend, akan tetapi ada beberapa yang berbeda diantaranya sesi tanya jawab yang dilakukan hanya 1 sesi. Selanjutnya setiap calon mempresentasikan diri beserta target pencapaian dan analisis SWOTnya. Kemudian pertanyaan-pertanyaan diajukan kepada setiap calon terkait program-program yang diusung dan kelayakannya sebagai calon Koordinator Badan. Setelah setiap calon mempresentasikan diri dan yang lainnya serta tanya jawab selesai, musyawarah dilanjutkan dengan penetapan Koordinator Badan Kelengkapan Nasional yang dilakukan oleh Sekjend ILMPI terpilih dengan berkonsultasi dengan Dewan Pertimbangan Organisasi yang terdiri dari Pengurus Harian Nasional pada periode sebelumnya.
Setelah beberapa saat Sekertaris Jendral ILMPI berdiskusi dengan Dewan Pertimbangan Organisasi ILMPI, maka terpilihlah nama-nama Koordinator Badan Kelengkapan Nasional ILMPI Periode 2017-2018. Selanjutnya, presidium sidang membacakan konsideran musyawarah pemilihan Koordinator Badan Kelengkapan Nasional dengan nama-nama Ammar Syahidillah dari Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA sebagai Koordinator BANSEKNAS, Ilham Fajar dari Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA sebagai Koordinator BANKEUNAS, Raras Ayu Putri Perwitasari dari Universitas Lambung Mangkurat sebagai Koordinator BANINFOKOMNAS, Muhammad Amri dari Universitas Hasanuddin Makassar sebagai Koordinator BPONAS, Muhammad Fuady dari Universitas Islam Negeri Sultas Syarif Kasim Riau sebagai Koordinator BPPMNAS dan Ifandi Khainur Rahim dari Universitas Indonesia sebagai Koordinator BPPKNAS. Kemudian, musyawarah dilanjutkan dengan sesi serah terima jabatan yang dimulai dari Badan Kesekretariatan Nasional sampai Badan Pengembangan dan Pengkajian Keilmuan ILMPI.
Pada kali ini, sebelum musyawarah dilanjutkan dengan pembahasan keputusan tambahan dan berdasarkan Konstitusi yang telah di sepakati, pemilihan Dewan Pengawas harus dilaksanakan. Mekanisme ini dibahas dan disepakati oleh forum dan dilaksanakan dengan cara setiap universitas berkumpul sesuai dengan wilayah masing-masing guna membahas calon Dewan Pengawas yang berasal dari wilayah.
Setelah beberapa lama forum masing-masing wilayah berlangsung, pada akhirnya sesi ini selesai. Kemudian dilanjutkan dengan sesi musyawarah yang diawali dengan Koordinator Wilayah menyebutkan calon Dewan Pengawas yang merupakan Lembaga Eksekutif Mahasiswa yang berasal dari wilayah. Inilah beberapa Universitas yang menjadi Dewan Pengawas ILMPI, diantaranya Universitas Indonesia, Universitas Mercubuana Jakarta, Universitas Mulawarman, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Universitas Negeri Malang dan Universitas Negeri Makassar.
Musyawarah selanjutnya membahas tentang keputusan tambahan yang disampaikan oleh setiap wilayah berdasarkan hasil Pramukernas yang dilaksanakan di wilayah. Keputusan tambahan pertama disampaikan oleh ILMPI Wilayah II (Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten) tentang pencabutan status keanggotaan Universitas Borobudur karena ketidak aktifan dan tidak menjalankan kewajiban sebagai anggota ILMPI. Yang kedua, disampaikan oleh ILMPI Wilayah V (Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara) tentang pencabutan status keanggotaan IAIN Tulungagung Jawa timur karena perubahan gelar S. Psi. I. Menjadi S. Ag sehingga keputusan ini membuat IAIN Tulungagung tidak dapat memenuhi syarat sebagai anggota ILMPI berdasarkan Konstitusi.

16 MARET 2017
Rangkaian acara MUKERNAS ke VII ini berlanjut dan memasuki acara Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS). Pada hari ini, musyawarah didahului dengan sidang pendahuluan RAKERNAS yang membahas tentang manual acara dan tata tertib persidangan dan dipimpin oleh predisium sidang sementara. Setelah sidang pendahuluan selesai dilaksanakan, presidium sidang pun membacakan konsideran musyawarah pendahuluan dan sidang pendahuluan berakhir.
Musyawarah selanjutnya membahas tentang perancangan program kerja Badan Kelengkapan Nasional yang dilaksanakan melalui Sidang Komisi. Sebelum Sidang Komisi dimulai, musyawarah ini dipimpin langsung oleh Sekertaris Jendral ILMPI sebagai presidium 1, Koordinator BANINFOKOMNAS sebagai Presidium 2 dan Koordinator BANSEKNAS sebagai Notulen. Pembahasan mekanisme pelaksanaan sidang komisi dilaksanakan dan banyak opsi serta pandangan yang diajukan oleh peserta sidang yang hadir. Setelah cukup lama perdebatan berlangsung, akhirnya keputusan mekanisme Sidang Komisi dilaksanakan dengan membagi Komisi menjadi 6 komisi. Komisi 1 pembahasan program kerja Badan Kesekretariatan Nasional ILMPI yang dipimpin oleh Ammar Syahidillah sebagai Koordinator BANSEKNAS, komisi 2 pembahasan program kerja Badan Keuangan Nasional ILMPI yang dipimpin oleh Ilham Fajar selaku Koordinator BANKEUNAS, komisi 3 pembahasan program kerja Badan Informasi dan Komunikasi Nasional ILMPI yang dipimpin oleh Raras Ayu sebagai Koordinator BANINFOKOMNAS, komisi 4 pembahasan program kerja Badan Pengembangan Organisasi Nasional ILMPI yang dipimpin oleh Muhammad Amri sebagai Koordinator BPONAS, Komisi 5 pembahasan program kerja Badan Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Nasional ILMPI yang dipimpin oleh Muhammad Fuady selaku Koordinator BPPMNAS, komisi 6 pembahasan program kerja Badan Pengembangan dan Pengkajian Keilmuan yang dipimpin oleh Ifandi Khainur Rahim selaku Koordinator BPPKNAS.

Rapat komisi berlangsung cukup lama, hingga akhirnya sekitar pukul 17.00 WITA dimulai dengan pemaparan program kerja tiap badan dimulai dari BANSEKNAS hingga BPPKNAS. Tiap koordinator badan diberikan kesempatan untuk presentasi 15 menit dan 15 menit untuk menjawab pertanyaan. Setelah pemaparan program kerja tiap badan dilanjutkan dengan penetapan program kerja nasional. Sidang dilanjutkan dengan keputusan tambahan yaitu pengajuan tender MUKERNAS dan RAKORNAS. Untuk RAKORNAS ada 2 universitas yang mengajukan tender yaitu Universitas Islam Riau dan Universitas Mulawarman Samarinda, sedangkan untuk MUKERNAS ada 3 universitas yang mengajukan tender yaitu Universitas Jambi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dan Universitas Lambung Mangkurat. Setelah semua universitas yang mengajukan tender presentasi, semua universitas yang mengajukan tender Rakornas diminta untuk keluar ruang sidang karena akan di lakukan musyawarah untuk memilih tender Rakornas. Perdebatan dan pelemparan argumen terjadi di dalam forum sehingga mendapat kesepakatan untuk tender dilaksanakan di Universitas Mulawarman Samarinda. Setelah mendapatkan keputusan untuk tender RAKORNAS, dilanjutkan dengan musyawarah pemilihan tender MUKERNAS dan meminta universitas yang mengajukan tender MUKERNAS untuk keluar dari ruang sidang. Setelah perdebatan dan argumen panjang akhirnya terpilih Universitas Jambi sebagai tuan rumah MUKERNAS ke VIII. Akhirnya rangkaian sidang Musyawarah dan Rapat Kerja Nasional selesai semua peserta sidang bertepuk tangan kemudian di lanjutkan dengan penandatanganan piagam kesepakatan yang di tandatangani oleh seluruh universitas yang hadir di MUKERNAS VII, Sekretaris Jendral periode 2016-2017, Sekretaris Jendral periode 2017-2018 dan Ketua Pelaksana MUKERNAS VII.

17 MARET 2017
Waktu menunjukan pukul 03.00 WITA, namun agenda belum selesai. Acara dilanjut dengan sesi pelantikan Dewan Pengawas ILMPI yang dilantik oleh Sekretaris Jendral periode 2016-2017 dan pelantikan Pengurus ILMPI yang dilantik oleh Sekretaris Jendral periode 2017-2018 dan Koordinator Badan Kelengkapan Nasional (KBKN). Akhirnya sesi pelantikan selesai sekitar pukul 05.00 WITA, peserta langsung istirahat karena pagi harinya akan ada fieldtrip.
Pukul 08.00 WITA agenda fieldtrip. Untuk laki-laki naik truk dan perempuan naik mini bus berangkat menuju Samawa Seaside Cottage. Sekitar pukul 09.30 WITA sampai di Samawa Seaside Cottage, peserta berhamburan menuju pantai yang ada di cottage. Ada yang main air, berfoto-foto dan ada yang sekedar duduk menikmati pemandangan laut nan indah di depan mata. Karena hari Jumat, maka peserta laki-laki yang muslim diarahkan menuju masjid yang tak jauh dari Cottage. Selesai sholat Jumat sekitar pukul 13.00 WITA kita menuju ke pacuan kuda dimana ada pertunjukan pacu kuda yang joki-nya adalah anak-anak sekitar umur 5-11 tahun. Hanya perlu waktu kurang lebih setengah jam, kita sampai di pacuan kuda. Disana, sudah di sambut oleh pengelola dan juga ada pengenalan dari sekolah komunitas yang di dirikan oleh temen-temen mahasiswa psikologi angkatan 2013 Universitas Teknologi Sumbawa. Disana kita disuguhi aksi para joki cilik yang begitu menakjubkan. Semua mata tertuju pada joki cilik yang sedang menunjukkan kebolehannya. Sebelum pulang, kita berfoto bersama dan menyerahkan buku bacaan anak-anak yang sudah di bawa oleh para peserta MUKERNAS kepada pengurus sekolah komunitas yang diwakili oleh Sekretaris Jendral ILMPI periode 2017-2018. Dalam perjalanan pulang, kita diberhentikan di pusat oleh-oleh yang menjual Madu, Susu Kuda dan Permen Susu yang merupakan khas dari Sumbawa. Sore harinya kita sudah kembali ke penginapan, peserta ada yang melanjutkan tidur ada yang bercengkrama dan ada juga yang jalan-jalan disekitar penginapan.
Hari terakhir rangkaian acara MUKERNAS VII pun tiba, hari itu diawali dengan Seminar Nasional “Joki Cilik Berhak Belajar” yang sempat tertunda. Pukul 08.00 WITA peserta diantar ke Kantor Bupati Sumbawa Besar untuk mengikuti Seminar Nasional dengan pembicara Dr. Zulkieflimansyah (wakil komisi XI DPR RI), Ahmad Yamin, S.H., M.H. (rektor IISBUD SAREA) dan Yossy Dwi, M.Psi., Psikologi. Acara dibuka dengan sambutan-sambutan, menyanyikan Indonesia Raya dan Mars ILMPI dan dilanjut dengan sesi Ceremonial Pembukaan yang dibuka oleh Sekjend periode 2017-2018 dan Seluruh Koordinator Wilayah. Tengah hari, seminar selesai kemudian penyerahan kenang-kenangan kepada pembicara dan ada kenang-kenangan dari pembicara kepada peserta yang di berikan kepada Universitas Turnojoyo Madura kemudian dilanjutkan foto bersama dan makan siang. Setelah selesai makan siang, peserta diantar kembali ke penginapan dan membebaskan peserta mau beraktifitas atau hanya sekedar istirahat.
Malam harinya pukul 20.00 WITA acara penutupan dimulai. Rangkaian acara penutupan dipandu oleh Ilham Fahreza dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Rufi Abraham dari UPI YAI Jakarta. Acara dibuka dengan sambutan oleh Dekan, Ketua Pelaksana dan dosen psikologi UTS. Lalu dilanjutkan dengan kejutan ulang tahun Laura dari Universitas Jambi yang kebetulan sedang berulang tahun dan diakhiri dengan penampilan-penampilan tiap wilayah yang akan menjadi memori indah bagi tiap peserta yang hadir. Belum selesai acara rombongan wilayah 4 pulang ke kota masing-masing lebih dulu karena bus damri yang akan mengantar ke Lombok sudah tiba. Acara kembali dilanjutkan namun setelah semua wilayah tampil, hampir seluruh peserta MUKERNAS pulang ke kota masing-masing karena bus damri yang akan mengantar mereka ke Lombok sudah datang. Suasana haru pun menghiasi malam itu. Semua peserta yang pulang malam itu saling berpamitan, berpelukan dan ada yang menitikan air mata haru karena akan berpisah untuk kembali ke kota masing-masing. Namun itulah sebuah pertemuan pasti akan ada perpisahan, akan tetapi kita berpisah untuk bertemu lagi. Sampai jumpa di RAKORNAS SAMARINDA dan MUKERNAS JAMBI tahun depan.

Post Author: ILMPI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *