PERANG DAN PERDAMAIAN

Sejarah bercerita, telah banyak perang yang terjadi di dunia ini. Seperti perang antar saudara, suku, ras, hingga Negara. Menurut harfiah, perang adalah sebuah aksi fisik dan non fisik (kondisi permusuhan dengan menggunakan kekerasan) antara dua atau lebih kelompok manusia untuk melakukan dominasi di wilayah yang dipertentangkan. Perang merupakan turunan dari  sifat agresi (kekerasan) yang tetap sampai sekarang memelihara dominasi dan persaingan sebagai sarana memperkuat eksistensi diri dengan cara menundukkan kehendak pihak yang dimusuhi, secara psikologis dan fisik. Dengan melibatkan diri sendiri dan orang lain, baik secara kelompok atau bukan. Perang dapat mengakibatkan kesedihan dan kemiskinan yang berkepanjangan.

Kekerasan, jika dilihat lebih dalam sebenarnya tidak muncul begitu saja, tetapi kekerasan adalah suatu respon dari keadaan yang dihadapi manusia Hal ini tidak lepas dari hakikat dasar manusia yang memiliki orientasi tinggi dalam melakukan kekerasan.  Menurut Sigmund Freud, secara genetik manusia memiliki pembawaan lahiriah untuk cenderung melakukan kekerasan. Albert Bandura mengambil sudut pandang lain dalam memandang tindak kekerasan. Beliau menjelaskan, tindak kekerasan (agresi) pada manusia merupakan hasil dari belajar sosial. Keadaan situasional dari lingkunganlah yang merupakan faktor utama manusia melakukan kekerasan. Inilah yang menjadi dasar peperangan, seperti yang sudah dijelaskan oleh 2 tokoh diatas, sifat dasar  manusia yang cenderung melakukan kekerasan ialah dasar dari sebuah terjadinya peperangan, tetapi tidak semua tindak kekerasan menjadi faktor utama terjadinya perang.

Menurut Thomas Hobbes, manusia adalah“Homo Homini Lupus” (manusia adalah serigala bagi sesamanya). Menjawab pertanyaan diatas, menurut pandangan psikologi sosial. Kekerasan adalah suatu respon terhadap stimulus yang datang, respon yang dimunculkan oleh individu. Menurut Kurt Lewin, merupakan elemen-elemen yang menjadi dasar kepribadiannya. Kepribadian ini merupakan lokus-lokus dalam pengalaman individual, dimana dari luar diri dimasukkan (diwakili) dalam lapangan psikologik atau lapangan kesadaran seseorang. Jadi kekerasan muncul karena adanya referensi pengalaman dalam otak kita terhadap cara menghadapi masalah

konflik yang melibatkan kekerasan tidak lepas dari pengalaman-pengalaman yang dialami individu atau kelompok bahkan suatu Negara. Suatu kelompok/negara memiliki corak dan budaya serta pengalaman historis tersendiri, sehingga akan mempengaruhi cara perlakuan terhadap permasalahan dan kebijakan-kebijakan yang diambil untuk menyesaikan permasalahan tersebut.

Peperangan adalah suatu jenis tingkah laku dari sekian banyak tingkah laku manusia di dunia ini.
Karena perang adalah “tingkah laku” maka penyebab perang dapat dilihat dari beberapa pendekatan yang berbeda antara satu dengan lainnya. Secara garis besar pendekatan yang dipakai untuk memahami tigkah laku dapat digolongkan ke dalam 4 pendekatan, yaitu : Pendekatan Motivasional, Pendekatan Reinforsemen, Pendekatan Kognitif, Pendekatan Struktur Sosial.

Pendekatan Motivasional adalah pendekatan yang berasan dari dalam diri manusia, mengapa ini bisa terjadi ? menurut Sigmund Freud, perang terjadi oleh karena adanya dorongan agresif yang destruktif di dalam diri manusia. Dorongan ini bersumber dari THANATOS (insting untuk mati) yang kehadirannya sudah ada sejak manusia dilahirkan. Dorongan ini timbul karena manusia, kehilangan rasa dicintai (Lost of Love). Namun pendapat yang berbeda dikemukakan oleh Alfred Adler, beliau beranggapan bahwa dorongan superiorlah yang mendorong seseorang bertinfak agresif dan destruktif. Hampir serupa dengan Alfred Adler, Rollo May beranggapan, bahwa  adanya keinginan manusia untuk “mengukuhkan kembali kekuasaaan dirinya (Restructuring of Power) yang tadinya tenggelam oleh adanya hambatan dari orang lain. Pengukuhan kembali kekuasaan ini bertujuan untuk menegakkan “identitas diri” dan “mengaktualisasi diri”.

Selanjutnya, Pendekatan Reinforsemen. Pendekatan ini ditinjau dari pendekatan untung-rugi. Menurut Albert Bandura, perbuatan agresi dilakukan orang karena perbuatan tersebut menghasilkan “reward”. Jika ditinjau dari pendekatan “untung-rugi”, peperangan timbul oleh karena orang mengharapkan “keuntungan” dari peperangan yang dilakukan. Melihat dari sejarah tampaknya banyak hal yang mendukung pendekatan untung rugi. Missalnya, perang bangsa eropa dalam menjajah Indonesia, bertujuan untuk mengambil keuntungan dari sumber daya alam Indonesia, yang semata mata karena factor ekonomis.

Yang ketiga, Pendekatan Kognitif. Pendekatan psikologis yang akhir-akhir ini sangat popular di dalam usaha memahami perilaku manusia ialah pendekatan kognitif. Proses kognitif yang seringkali dibicarakan dalam kaitan dengan terjadinya konflik internasional ialah proses persepsi yang keliru (misperception) di dalam menanggapi situasi internasional.

Tokoh utama yang menggunakan pendekatan kognitif di dalam menganalisis konflik internasional ialah Ralph K. White (1970). Menurut pendapat White, ada 6 hal yang merupakan MISPERSEPSI yang seringkali menimbulkan konflik internasional yaitu :

  1. “DIABOLICAL ENEMY IMAGE” (pandangan bahwa musuh jahat seperti setan).
  2. “VIPILE SELF IMAGE” (pandangan bahwa diri sendiri jantan).
  3. “MORAL SELF IMAGE” (pandangan bahwa diri sendiri adalah moralis)
  4. “SELECTIVE INATENTION” (tidak memperhatikan hal-hal yang bertentangan dengan keyakinan).
  5. ABSENCE OF EMPATHY (tidak adanya rasa empati).
  6. MILITARY OVER CONFIDENCE (keyakinan yang berlebih-lebihan akan kekuatan militer).

Yang terakhir, Pendekatan Struktur Sosial. Pendekatan struktur sosial melekat pada masalah yang ada di masyarakat sebagai sumber terjadinya konflik, kekerasan, atau peperangan. Adanya Strata didalam kehidupan bermasyarakat dan kehidupan bernegara dapat menjadi sumber pertikaian, apabila Strata tersebut menjadi sumber ketidakadilan. Stratifikasi sosial antara golongan kaya, golongan menengah dan golongan miskin, dapat menjadi sumber bentrokan apabila tidak adilnya distribusi hasil-hasil pembangunan suatu negara, ledakan sosial yang manifestasinya berupa kekerasan dapat mudah terjadi.

Penciptaan sesuatu yang merupakan kepentingan bersama. Konsep ini bersal dari pendapat Sherif et. at (1961) yang mengatakan bahwa “Super Ordinate Goal” yang dapat mengurangi konflik antar kelompok, artinya tujuan individu individu bisa disubstitusikan pada tujuan bersama yang lebih besar untuk kepentingan bersama. Hal tersebut berarti kemampuan semua warga negara dari berbagai lini untuk saling menghargai pandangan, perasaan dan respon orang lain akan menumbuhkan kebersamaan. Kuncinya adalah pemerintah harus mengedepankan kepentingan bersama dengan memperhitungkan dampak yang mungkin terjadi dalam kehidupan bangsa dan negara. Tujuan bersama atau Super ordinate goal dapat mengurangi konflik antar kelompok (Ancok, 2004).

Super Ordinate Goal” yang saat ini dimiliki oleh setiap manusia di bumi ialah bagaimana “menghindari perang nuklir”, perang yang akan menghancurkan semua tata kehidupan umat manusia. Kampanye tentang bahaya nuklir harus lebih ditingkatkan, tidak saja hanya di negara-negara Super Power juga diseluruh dunia. Usaha-usaha untuk menciptakan kepentingan bersama (super ordinate goal) telah dibuktikan oleh Perancis dan Jerman; sebelum adanya Masyarakat Ekonomi Eropa (European Economic Community), Jerman dan Perancis telah berperang sebanyak tiga kali. Setelah kedua negara ini sama sama menjadi anggota MEE, mereka hidup damai tanpa peperangan. MEE bertujuan untuk meningkatkan kepentingan bersama sesama negara anggota. Peningkatan solidaritas ASEAN, dan menambah jumlah negara yang dapat menjadi anggota tentunya juga akan mengurangi konflik-konflik antar negara di Asia Tenggara. Kalau tidak ada tanggapan positif, inisiatif tersebut harus dibatalkan. Tetapi kalu ada tanggapan positif, inisiatif tersebut harus harus dilanjutkan dengan inisiatif baru lainnya. GRIT dapat menurunkan suhu konflik dan dapat menciptakan rasa saling percaya (Mutual Trust). Bila rasa saling percaya sudah timbul maka masalah-masalah besar yang menjadi sumber konflik dapat diatasi dan Super ordinate goals yang kita raih saat ini adalah bagaimana menciptakan dunia yang aman, damai dan sejahtera.

“ Perdamaian milik kita bersama”


Rapat Koordinasi Nasional 2016

Rakornas 2-1Nama Kegiatan    : Rakornas dan Temilnas ILMPI 2016

Tema Kegiatan    : Raising Awareness Towards Mental Health in One Voice

Hari, Tanggal       : Jumat-Senin, 30 September – 3 Oktober 2016

Tempat                   : Universitas Padjadjaran

 

Agenda Kegiatan : 

  1. Seminar Nasional

Seminar nasional merupakan suatu pertemuan yang membahas tentang topik Kejahatan Seksual yang dihadiri oleh peserta yaitu mahasiswa psikologi seluruh Indonesia dan narasumber-narasumber yang berasal dari berbagai bidang profesi yang akan menyajikan pembahasan topik seminar. Dalam pelaksanaannya, seminar nasional dibagi ke dalam dua sesi, yaitu sesi pemaparan topik seminar dan sesi tanya jawab.

  1. Wilujeng Sumping

Wilujeng Sumping  merupakan kegiatan malam penyambutan kedatangan peserta Rakornas ILMPI dengan menampilkan berbagai pertunjukan kesenian khas Jawa Barat (Sunda) yang akan dipersembahkan oleh berbagai komunitas kesenian Sunda di Jatinangor. Selanjutnya peserta akan dihidangkan makan malam dengan konsep Ngaliwet, yaitu adalah kegiatan makan bersama ala Sunda, yang  menyajikan nasi liwet beserta lauk pauk yang dimasak dengan racikan bumbu khas Sunda dan menggunakan daun pisang sebagai alas untuk makan. Selain untuk memperkenalkan kebudayaan Sunda kepada seluruh peserta, kegiatan ini juga sekaligus sebagai ajang untuk peserta dapat memperkenalkan dan mengakrabkan diri satu sama lain.

  1. Temu Ilmiah Nasional (Temilnas)

Kegiatan yang terdiri dari empat jenis lomba, yaitu :

  • Call for Paper

Call for Paper merupakan salah satu rangkaian lomba Temilnas berupa lomba penelitian ilmiah. Panitia nantinya akan menyediakan beberapa topik untuk dipilih yang nantinya akan menjadi topik penelitian peserta. Metode yang digunakan dalam penelitian tersebut diserahkan kepada masing-masing peserta. Hasil dari penelitian tersebut nantinya akan disajikan dalam sebuah paper dan  peserta wajib mengirimkan abstark dan paper via e-mail kepada paniti pada waktu yang telah ditetapkan. Pihak juri nantinya akan menyeleksi paper yang diterima. Dua besar Call for Paper yang diseleksi oleh panitia akan diundang untuk mempresentasikan papernya dan nantinya akan diumumkan pemenang lomba.Pemenang hanya akan dipilih tiga terbaik, yaitu juara 1 dan 2. Kemudian untuk 10 besar peserta Call for Paper, paper peserta nantinya akan dimasukkan dalam Jurnal Psikonesia milik ILMPI.

  • Social Intervention

Lomba social intervention ini sejenis dengan PKM-GT (PKM Gagasan Tertulis) pada umumnya. Setiap peserta nantinya akan membuat sebuah ide program yang kegunaan dari program tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk masyarakat umum. Ide program tersebut nantinya akan disesuaikan dengan topk yang diberikan oleh panitia. Peserta lomba nantinya akan menuangkan ide proram tersbut dalam sebuah proposal (seperti PKM-GT) yang terdiri dari tiga bab. Kemudian proposal tersebut dikirimkan kepada panitia via e-mail. Selanjutnya proposal yang telah dikirmkan oleh setiap peserta akan diseleksi oleh panitia dan tiga besar akan diundang untuk presentasi. Pemenang hanya akan dipilih tiga terbaik, yaitu juara 1 dan 2.

  • Vidgram (Video Instagram)

Vidgram adalah lomba Temilnas dengan sistem online. Setiap peserta nantinya akan diminta untuk membuat sebuah video (bukan film) dengan durasi instragram yakni 60 detik. Video yang dibuat akan disesuaikan peserta dengan topik yang diberikan oleh panitia lomba. Untuk sistem seleksi, vidgram ini menggunakan sistem online. Dan pemenang lomba vidgram akan diundang untuk penerimaan hadiah.

  • Poster Design

Poster Design adalah lomba Temilnas dengan sistem online. Setiap peserta nantinya akan diminta untuk mendesign sebuah poster sesuai topik yang diberikan oleh panitia. Untuk sistem seleksi, poster design ini menggunakan sistem online. Dan pemenang lomba poster design  akan diundang untuk penerimaan hadiah.

  1. Rapat Koordinasi Nasional

Salah satu acara wajib ILMPI yang akan membahas tentang Progress Report Wilayah dimana progress report ini dibacakan oleh masing-masing Koordinator Wilayah, Progress Report Nasional yang dibacakan oleh masing-masing Koordinator Badan Kelengkapan Nasional, Progress Report Tuan Rumah Penyelengara Musyawarah & Rapat Kerja Nasional Selanjutnya, dan Pembahasan Isu Nasional. Rapat Koordinasi Nasional ini akan diikuti oleh peserta ILMPI yang terdiri dari:

  1. Pengurus ILMPI, baik Kepengurusan Nasional maupun Kepengurusan Wilayah.
  2. Delegasi non-pengurus yang didelegasikan oleh institusi yang menjadi anggota ILMPI, maksimal sebanyak 2 orang delegasi non-pengurus.
  3. Peserta Undangan, meliputi Dewan Pertimbangan Organisasi Nasional dan Dewan Pertimbangan Organisasi Wilayah.
  4. City Tour

City Tour adalah kegiatan wisata yang kali ini akan dilakukan di pusat kuliner Bandung yaitu di Braga dan di Floating Market Lembang, Bandung. Braga merupakan maskot kota Bandung yang terkenal dengan bangunan yang memiliki arsitektur khas sejak zaman Hindia-Belanda. Peserta akan diajak menikmati keunikan Jalan Braga dan menikmati kuliner khas Bandung. Selain itu, peserta  juga akan merasakan sensasi belanja di atas perahu terapung di Floating Market, Lembang. Selain berbelanja, peserta dapat sekaligus menikmati keindahan alam lembang, sungai kuin banjarmasin, dan langkat Sumatera Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kepada peserta Kota Bandung dan juga sebagai sarana refresing peserta setelah kegiatan yang dijalani pada hari sebelumnya.

  • Registrasi pendaftaran
  • Rakornas

 

Biaya pendaftaran                        : Rp. 370.000/orang

Waktu pendaftaran                      : 1 Juli – 20 September 2016

Formulir pendaftaran                 : bit.ly/296qAT0 (silahkan isi link pendaftarannya)

Mekanisme pembayaran            :

Setelah mengisi link pendaftaran, silahkan kirimkan uang pendaftaran via atm ke no rekening Bank BRI 0893-01-021791-53-6 a.n Sarah Nailussaadah, kemudian langsung kirimkan bukti pembayarannya ke email rakornasilmpi2016@gmail.com dan hubungi CP (081312427074) untuk konfirmasi.

RINCIAN PENJELASAN TEMILNAS

Call for Paper

Tema                                : Kejahatan Seksual

Sub tema                          :

  1. Peran orangtua dalam pencegah dini kasus kejahatan seks
  2. Peran sekolah dalam melindungi anak dari kasus kejahatan seks
  3. Media dan pengaruh psikologis dari media
  4. Peran anak dalam mencegah kejahatan seks (pengetahuan mengenai seks sejak dini)
  5. Persepsi masyarakat terhadap Hukuman Kebiri

 

Persyaratan peserta          :

  1. Peserta merupakan mahasiswa psikologi yang berasal dari universitas yang tergabung dalam ILMPI
  2. Peserta boleh berupa tim atau perorangan

Persyaratan paper             :

  1. Paper membahas tentang satu tema dari lima sub tema yang ditawarkan
  2. Penelitian belum pernah dipublikasikan di mana pun
  3. Rancangan penelitian merupakan korelasional, deskriptif, maupun kausal
  4. Kaidah penulisan paper sesuai dengan kaidah APA (American Psychological Association)

Mekanisme lomba            :

  1. Peserta mengirimkan abstrak paling lambat 27 Agustus 2016 pukul 23.59 WIB ke email rakornasilmpi2016@gmail.com dengan format penulisan subject email : CFP_ABSTRAK_(kategori wilayah)_(nama universitas)_(judul paper)
  2. Peserta mengirimkan full paper paling lambat 16 September 2016 pukul 23.59 WIB ke email rakornasilmpi2016@gmail.com dengan format penulisan subject email : CFP_FULL PAPER_(kategori wilayah)_(nama universitas)_(judul paper)
  3. Paper yang menduduki posisi delapan besar akan mendapatkan kesempatan untuk dimuat dalam Jurnal Psikonesia
  4. Dua paper terbaik akan masuk ke dalam babak final. Finalis harus mempresentasikan papernya di depan juri dan peserta Rakornas pada 1 Oktober 2016 untuk memperebutkan juara 1 dan 2.

Biaya pendaftaran                        : Rp. 350.000/paper

Waktu pendaftaran                      : 1 Juli –  27 Agustus 2016

Formulir pendaftaran                   : bit.ly/29cdbvB (silahkan download)

Setelah mengisi formulir pendaftaran, silahkan kirimkan formulir yang telah diisi tersebut beserta bukti pembayaran biaya pendaftaran ke ke email rakornasilmpi2016@gmail.com dengan format subject email : CFP_DAFTAR_(kategori wilayah)_(nama universitas)_(judul paper) dan hubungi CP (081312427074) untuk konfirmasi.

Mekanisme pembayaran               :

Silahkan kirimkan uang pendaftaran via atm ke no rekening Bank BRI 0893-01-021791-53-6 a.n Sarah Nailussaadah.

Hadiah

Juara 1 : Uang tunai + Piala + Sertifikat

Juara 2 : Uang tunai + Piala + Sertifikat

 

Social Intervention

Tema                                : Kejahatan Seksual

Sub tema                          :

  1. Klinis
  2. Sosial
  3. Psikologi dan hukum
  4. Pendidikan moral

Persyaratan peserta          :

  1. Peserta merupakan mahasiswa psikologi yang berasal dari universitas yang tergabung dalam ILMPI
  2. Peserta berupa tim yang terdiri dari maksimal lima anggota

Persyaratan proposal        :

  1. Proposal merupakan rancangan intervensi klinis sosial secara makro
  2. Intervensi klinis sosial yang dimaksudkan adalah psikologi dalam komunitas bukan perorangan
  3. Proposal terdiri dari BAB I- BAB III dengan format penulisan APA (American Psychological Association)

 

Mekanisme lomba            :

  1. Peserta mengirimkan proposal paling lambat 16 September 2016 pukul 23.59 WIB ke email rakornasilmpi2016@gmail.com dengan format penulisan subject email : SI _(kategori wilayah)_(nama universitas)_(judul proposal)
  2. Dua proposal terbaik akan masuk ke dalam babak final. Finalis harus mempresentasikan proposalnya di depan juri dan peserta Rakornas pada 1 Oktober 2016 untuk memperebutkan juara 1 dan 2.

Biaya pendaftaran                        : Rp. 280.000/tim

Waktu pendaftaran                      : 1 Juli –  16 September 2016

Formulir pendaftaran                   : bit.ly/29cdbvB (silahkan download)

Setelah mengisi formulir pendaftaran, silahkan kirimkan formulir yang telah diisi tersebut beserta bukti pembayaran biaya pendaftaran ke ke email rakornasilmpi2016@gmail.com dengan format subject email : SI_DAFTAR_(kategori wilayah)_(nama universitas)_(judul proposal) dan hubungi CP (081312427074) untuk konfirmasi.

Mekanisme pembayaran               :

Silahkan kirimkan uang pendaftaran via atm ke no rekening Bank BRI 0893-01-021791-53-6 a.n Sarah Nailussaadah.

Hadiah

Juara 1 : Uang tunai + Piala + Sertifikat

Juara 2 : Uang tunai + Piala + Sertifikat

 

Video Instagram

Tema                                    : Kejahatan Seksual

 

Persyaratan peserta          :

  1. Peserta merupakan mahasiswa psikologi yang berasal dari universitas yang tergabung dalam ILMPI
  2. Peserta boleh peorangan atau kelompok (jumlah anggota tidak dibatasi)

Persyaratan video             :

  1. Video dikemas dalam bentuk “gerakan propaganda”
  2. Konten video merupakan sikap terhadap “Kejatahatan Seks” dan tips untuk pencegahannya
  3. Dalam video tidak diperkenankan untuk memperlihatkan korban/pelaku

 

Mekanisme lomba            :

  1. Peserta meng-upload video di Instagram paling lambat 16 September 2016 pukul 23.59 WIB
  2. Video yang di-upload harus disertai dengan :
  • caption yang menarik
  • hastag : #temilnasilmpi2016 dan #rakornasilmpi2016
  • tag akun instagram @Rakornas2016 dan @ilmpi
  1. Akan dipilih satu video terbaik sebagai pemenang. Pemilihan pemenang berdasarkan penilaian dari juri dan netizen (melalui like).
  2. Video yang terpilih sebagai pemenang akan ditayangkan saat acara Rakornas dan Temilnas 2016 berlangsung.

Biaya pendaftaran                        : (gratis)

Waktu pendaftaran                      : 1 Juli –  16 September 2016

Formulir pendaftaran                   : bit.ly/29cdbvB (silahkan download)

Setelah mengisi formulir pendaftaran, silahkan kirimkan formulir yang telah diisi tersebut beserta bukti pembayaran biaya pendaftaran ke ke email rakornasilmpi2016@gmail.com dengan format subject email : VI_DAFTAR_(kategori wilayah)_(nama universitas)_(judul video) dan hubungi CP (081312427074) untuk konfirmasi.

Mekanisme pembayaran               :

Silahkan kirimkan uang pendaftaran via atm ke no rekening Bank BRI 0893-01-021791-53-6 a.n Sarah Nailussaadah.

 

Hadiah

Pemenang utama akan mendapatkan hadiah berupa  Uang tunai dan Sertifikat.

 

Poster Design

Tema                                   : Kejahatan Seksual

 

Persyaratan peserta          :

  1. Peserta merupakan mahasiswa psikologi yang berasal dari universitas yang tergabung dalam ILMPI
  2. Peserta boleh perorangan atau kelompok (jumlah anggota tidak dibatasi)

Persyaratan poster            :

  1. Poster menggambarkan fenomena terkait “Kejahatan Seks”
  2. Poster dikemas dengan tujuan untuk menghimbau masyarakat mengenai fenomena terjadi terkait “Kejahatan Seksual”
  3. Poster merupakan propaganda “ayo cegah kejahatan seks sejak dini”

 

Mekanisme lomba            :

  1. Peserta meng-upload poster di Instagram paling lambat 16 September 2016 pukul 23.59 WIB
  2. Poster yang di-upload harus disertai dengan :
  • caption yang menarik
  • hastag : #temilnasilmpi2016 dan #rakornasilmpi2016
  • tag akun instagram @Rakornas2016 dan @ilmpi
  1. Akan dipilih satu poster terbaik sebagai pemenang. Pemilihan pemenang berdasarkan penilaian dari juri dan netizen (melalui like).

Biaya pendaftaran                   : Rp. 25.000/poster

Waktu pendaftaran                 : 1 Juli –  16 September 2016

Formulir pendaftaran              : bit.ly/29cdbvB (silahkan download)

Setelah mengisi formulir pendaftaran, silahkan kirimkan formulir yang telah diisi tersebut beserta bukti pembayaran biaya pendaftaran ke ke email rakornasilmpi2016@gmail.com dengan format subject email : PD_DAFTAR_(kategori wilayah)_(nama universitas)_(judul poster) dan hubungi CP (081312427074) untuk konfirmasi.

Mekanisme pembayaran                      :

Silahkan kirimkan uang pendaftaran via atm ke no rekening Bank BRI 0893-01-021791-53-6 a.n Sarah Nailussaadah.

Hadiah

Pemenang utama akan mendapatkan hadiah berupa  Uang tunai dan Sertifikat.


World Mental Health Day Wilayah I Sumatera

Berita Acara WMHD ILMPI Wilayah I

Peringatan Hari Kesehatan Mental Dunia yang jatuh pada tanggal 10 Oktober 2015 di wilayah 1 dilaksanakan di empat kota yakni Pekanbaru, Pariaman, Palembang, Jambi. Secara keseluruhan, tujuan peringatan Hari Kesehatan Mental Dunia kali ini adalah mensosialisasikan mengenai pentingnya kesehatan mental kepada masyarakat, serta untuk mengubah stigma masyarakat terhadap orang-orang dengan masalah kejiwaan yang selama ini mendapatkan diskriminasi.

Kronologis Aksi #WMHDILMPI Palembang, 10 oktober 2015.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia (ILMPI) Wilayah 1, melakukan aksi teatrikal dan freeze mob dalam rangka memperingati hari kesehatan mental dunia.

Aksi dilakukan di Kambang Iwak Palembang, pada pukul 15.30 WIB. Massa aksi berasal dari Unsri, Bidar, dan UIN Rafa. Sebelum aksi dimulai, kami meminta izin ke polsek setempat. Aksi diawali dengan briefing dan doa terlebih dahulu.

Selepas itu, massa aksi berjalan mengitari taman Kambang Iwak sambil melakukan freeze mob, meminta tanda tangan dukungan, dan membagikan flyer. Perwakilan dari masing2 universitas lalu melakukan orasi terkait hari kesehatan mental dunia. Dari orasi yang disampaikan, kami menuntut agar orang dengan gangguan jiwa perlu diperlakukan secara manusiawi.

Kami mengecam tindakan pemasungan terhadap orang dengan gangguan jiwa. Di Sumsel sendiri, terdapat 97 kasus pemasungan, dan jumlah itu masih akan terus bertamabah karena belum semua kabupaten/kota terdata sepenuhnya. Kami menghimbau agar masyarakat yang mengetahui tindakan pemasungan agar segera melapor kepada pihak yang berwajib. Selanjutnya massa aksi kembali bergerak menuju titik akhir.

Aksi diakhiri dengan teater singkat tentang seorang anak dengan gangguan jiwa yang didiskriminasi oleh teman2 dan keluarganya. Aksi selesai pada pukul 17.30 WIB dan ditutup dengan doa.
Seusai aksi, kami menyampaikan pandangan kami tentang peringatan hari kesehatan mental dunia kepada wartawan yang hadir meliput.

Kronologis Aksi #WMHDILMPI Jambi, 10 oktober 2015.
Sabtu, 10 oktober lalu pukul 09.00 ilmpi prov Jambi membagikan flayer WMHD dan masker di SD, SMP, dan SMA di Kota Jambi, sore harinya teman2 ilmpi prov jambi bersama ima psikologi unja, himpsi dan beberapa komunitas di kota jambi melakukan deklarasi WMHD di Kampung Flores, Jambi. Deklarasi tsb berisi upaya untuk menekan dan menghilang kan perilaku beresiko di kampung flores.

Selain itu, Senin, 12 Oktober kami bersama HIMPSI  dan 150 mahasiswa psikologi unja kembali  membagikan 3000 flyer serta melakukan aksi pengumpulan tanda tangan masyarakat jambi yg mendukung WMHD. Acara tersebut pun disiarkan melalui radio RRI. Perwakilan ILMPI & HIMPSI memberikan penjelasan dan harapan mengenai hari kesehatan mental dunia.

Alhamdulillah Masyarakat jambi sangat antusias sekali dengan acara WMHD. Kami mengharapkan acara ini bukan sekedar untuk unjuk aksi saja, tetapi juga memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat jambi.

 

 

Kronologis Aksi #WMHDILMPI Pariaman, 10 oktober 2015.

Perayaan hari kesehatan mental dunia di Sumatera Barat dipusatkan di Kabupaten Padang Pariman, tepatnya di Kecamatan Sungai Limau dengan mengadakan psikoedukasi kepada keluarga ODGJ yang berdomisili di kecamatan tersebut. Dalam pelaksanaannya, kami bekerja sama dengan Komunitas Peduli Skinzofrenia Indonesia (KPSI) Simpul Padang, RSJ HB Saanin Padang, serta Puskesmas Sungai Limau. Psikoedukasi tersebut diberikan oleh Rika Novita, M. Psi., Psikolog dan dr. Wiwi Marmar. Selain itu, salah seorang ODS (Orang dengan Skinzofrenia) yang merupakan salah satu anggota KPSI juga membagikan pengalamannya kepada peserta yang hadir.

Selain melakukan psikoedukasi, kami juga mengadakan kampanye kesehatan mental di Pantai Gandoriah, Pariaman dengan membagikan flyer serta masker gratis kepada pengunjung pantai. Pada kesempatan tersebut kami juga mengumpulkan tanda tangan pengunjung sebagai bentuk dukungan dan kesadaran terhadap kesehatan mental.

Kronologis Aksi #WMHDILMPI Pekanbaru, 10 oktober 2015.

Perayaan Hari Kesehatan Mental Dunia di provinsi Riau dilaksanakan di UIN Sultan Syarif Kasim Riau pada 10 Oktober 2015. Pada kesempatan tersebut, kami mengadakan kampanye dan membagikan brosur mengenai kesehatan mental kepada mahasiswa UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Selain itu, kamii juga mengumpulkan tanda tangan sebagai bentuk kesadaran dan dukungan terhadap kesehatan mental.

WMHD Wilayah 1WMHD Wilayah 1pariaman2 pekanbaru1 pariaman5