Pertemuan dan Diskusi Bersama ISMKI

Banyak lembaga eksekutif mahasiswa jurusan atau fakultas di Indonesia yang berkolborasi dan membentuk suatu jenis organisasi yaitu, Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS). Salah sat.u IOMS tertua, berdiri pada tahun 1969 adalah Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) yang menaungi mahasiswa kedokteran di Indonesia. Salah satu program dari Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi (ILMPI) adalah melakukan kolaborasi dengan organisasi-organisasi kemahasiswaan dan eksternal, termasuk dengan IOMS yang ada di Indonesia.

Kali ini, ILMPI melakukan pertemuan dengan ISMKI. Pihak ILMPI diwakilkan oleh Andi Novianti Rukmana selaku Koordinator BPO Nasional ILMPI, Ferry Kelvin Tanalepy, Okky Kania, serta Pagalita Jansa selaku Staff BPO Nasional ILMPI. Sedangkan pihak ISMKI diwakilkan oleh Taufik Supriyana Trisaputra selaku Sekretaris Jendral ISMKI. Pertemuan dilaksanakan pada tanggal 11 Juli 2019 pukul 19.00 WIB di Mall Central Park Jakarta, berlokasi di Jalan Letjen S. Parman nomor 28, Jakarta Barat. Pertemuan masih berkaitan dengan Grand Design Kaderisasi ILMPI yang merupakan desain dari sistem kaderisasi mahasiswa psikologi Indonesia, khususnya yang tergabung sebagai anggota ILMPI.

Pukul 19.10 WIB, pertemuan dimulai dengan pihak ILMPI menjelaskan terlebih dahulu bagaimana Grand Design Kaderisasi ILMPI yang telah dibentuk dan alasan mengapa ILMPI memutuskan untuk membentuk Grand Design Kaderisasinya sendiri, yang selanjutnya meminta persetujuan kepada pihak ISMKI untuk dijadikan referensi atau acuan dalam pembentukan sistem kaderisasi di ILMPI.

Saudara Taufik menanyakan lebih lanjut mengenai urgensi ILMPI dalam pembentukan sistem kaderisasi. Serta memberikan beberapa masukan kepada ILMPI untuk sistem kaderisasi, yaitu pembetukan SOP, penggunaan sistem Kajian Strategis (KASTRAT), serta bergabung dengan wadah organisasi lainnya, seperti Aliansi Organisasi Mahasiswa Kesehatan Indonesia (AOMKI) sebagai sarana untuk bertukar informasi dan saran. AOMKI merupakan sebuah aliansi yang menaungi IOMS dalam bidang kesehatan yang ada di Indonesia, seperti ISMKI.

Menanggapi saran mengenai bergabungnya ILMPI dengan AOMKI, pihak ILMPI mengungkapkan bahwa ILMPI masih belum dapat memutuskan akan bergabung dengan AOMKI. Hal ini dikarenakan keilmuan psikologi bukan hanya membahas mengenai kesehatan dan klinis saja, tetapi juga mencakup isu-isu di bidang pendidikan, industri, organisasi, humaniora atau budaya, sosial, sampai bidang politik. Sehingga sebagai organisasi yang menaungi mahasiswa psikologi harusnya tidak membatasi pergerakan keorganisasian ILMPI dalam satu topik saja. Selain itu, ILMPI juga merangkul Lembaga Eksekutif Mahasiswa dari lebih 100 Universitas yang berbeda yang terbentang dari Sabang sampai Merauke dan di masing-masing LEM tersebut memiliki isu yang berbeda.

Selanjutnya, Saudara Taufik selaku Sekretaris Jenderal ISMKI menyetujui dijadikannya ISMKI sebagai salah satu referensi pembentukan Grand Design Kaderisasi ILMPI. Pertemuan diakhiri pada pukul 20.00 WIB dengan melakukan sesi foto bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *