Berita Acara Rakornas ILMPI 2015

BERITA ACARA
TEMU ILMIAH DAN RAPAT KOORDINASI NASIONAL
IKATAN LEMBAGA MAHASISWA PSIKOLOGI INDONESIA
UIN MALIK MAULANA IBRAHIM
17-20 SEPTEMBER 2015

MALANG
Lima bulan berlalu setelah perjumpaan kami terakhir dalam Musyawarah dan Rapat Kerja Nasional 2015. Kami kembali dipertemukan dalam kegiatan Temu Ilmiah Nasional dan Rapat Kerja Nasional 2015, di kota yang dikenal dengan buah apel nya. Kota Malang, kali ini menjadi saksi perjumpaan dan pelaksanaan kegiatan rakornas dan temilnas ILMPI tahun 2015.

Tidak seramai mukernas, namun acara ini tak kehilangan semarak nya. Kehangatan dan kekeluargaan sangat terasa saat dimulai nya kegiatan ini dengan malam Ramah Tamah. Setiap Koordinator wilayah memperkenalkan delegasi nya yang hadir, dan ada berbagai macam penampilan dari PHN, panitia dan peserta.

Setelah selesai malam ramah tamah, kami kemudian dipersilahkan beristirahat untuk mengikuti acara keesokan harinya.

Jumat, 18 September 2015
Para peserta sarapan pada pukul 06.30 WIB. Setelah selesai sarapan, kami berangkat menuju lokasi acara pada pukul 07.30 WIB dengan menggunakan bus. Lokasi acara pagi ini bertempat di Auditorium Gedung Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Agenda acara pagi ini adalah pembukaan secara resmi kegiatan Temu Ilmiah Nasional dan Rapat Koordinasi Nasional ILMPI 2015.

Acara pembukaan ini dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan Mars ILMPI secara bersama. Kemudian Kata Sambutan dari Ketua DEMA Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim dan Sekretaris Jenderal ILMPI. Tak lupa, kata sambutan dari Dekan Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik
Ibrahim sekaligus membuka secara resmi acara Temilnas dan Rakornas ILMPI 2015 kali ini. (Kak bagian ini benerin kalo salah ya kak, olla sama estu telat dateng kan kak soalnya)

Selepas acara pembukaan, dilanjutkanlah dengan Stadium General tentang Psikologi Nusantara. Stadium General ini dipandu oleh seorang moderator serta narasumber Bapak Juneman Abraham dan Ibu Rin Dwi Agustina.
Berakhirnya stadium general sebagai penanda untuk istirahat sejenak sebelum acara inti Temu Ilmiah Nasional dimulai. Pada pukul 13.30 WIB, dimulailah temilnas dengan agenda pertama yaitu presentasi dari peserta call for paper. Setelah semua peserta lomba selesai presentasi, pukul 15.00 WIB seluruh peserta temilnas dan rakornas dipersilahkan untuk istirahat sholat. Setelah peserta beristirahat dan melaksanakan sholat ashar, para peserta temilnas kembali ke auditorium. Acara selanjutnya adalah menyaksikan final lomba debat dengan finalis dari Universitas Ahmad Dahlan dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Topik yang diangkat adalah tentang RUU Keprofesian Psikologi.

Pukul 18.00 WIB berakhirlah rangkaian acara Temilnas 2015 ini dengan disebutkannya para pemenang lomba. Lomba call for paper dimenangkan oleh tim dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai juara I dengan judul paper “Filosofi Nerimo Ing Pandum pada Lansia”, diikuti kemudian Juara II dari tim Universitas Udayana Bali dengan judul “Penerimaan Sosial Masyarakat Desa terhadap Keberadaan Pendatang di Desa Baturiti, Tabanan, Bali”, dan juara III dari tim Universitas Ahmad Dahlan dengan judul “Gemilang (Gerakan Mahasiswa Peduli Anak Cemerlang) sebagai Intervensi untuk Anak Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga”. Lomba debat dimenangkan oleh tim dari Universitas Ahmad Dahlan sebagai juara I, diikuti juara II dan juara III dari UIN Maulana Malik Ibrahim dengan tim yang berbeda. Lomba lainnya, yaitu lomba photo contest dimenangkan oleh Universitas Mercu Buana sebagai Juara I, UIN Maulana Malik Ibrahim sebagai juara II, dan Universitas Muhammadiyah Surakarta sebagai juara III. Setelah acara temilnas ditutup, peserta kembali menuju penginapan dengan menggunakan bus yang telah disediakan panitia. Sesampainya di penginapan, peserta diberi waktu untuk istirahat dan makan sebelum agenda Rakornas dimulai.

Pukul 21.20 WIB barulah dimulai rakornas dengan membahas draft manual acara dan draft tata tertib rapat. Pembahasan ini dipimpin oleh presidium sidang dari pihak panitia. Pembahasan draft manual acara berlangsung cepat, ditandai dengan disahkannya konsideran draft manual acara pada pukul 21.45 WIB. Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan draft tata tertib yang menuai beberapa opsi perubahan. Akhirnya pada pukul 22.53 WIB disahkan konsideran draft tata tertib rapat.

Rapat selanjutnya dipimpin oleh Sekretaris Jenderal, Rendi Septiyanto yang didampingi oleh Koordinator Badan Kesekretariatan Nasional, Hanna Septiana dan Koordinator Badan Informasi dan Komunikasi Nasional, Nadia Rosliani. Setelah rapat dibuka sekjend, forum meminta pending untuk mengumpulkan data absensi tiap peserta. Hal ini sesuai dengan kesepakatan forum dalam pembahasan draft tata tertib sebelumnya, yaitu absensi berlaku per peserta bukan per universitas. Maka dari itu disepakatilah pending selama 2×10 menit.

Setelah pending berakhir, sekjend sebagai pimpinan sidang kemudian kembali mengabsen setiap peserta. Forum dinyatakan quorum, rapat kemudian dilanjutkan. Rapat kali ini masuk pada musyawarah I yaitu penyampaian progress report. Penyampaian progress report dimulai dari progress report wilayah. Sesuai dengan kesepakatan forum, setiap wilayah diberikan waktu 30 menit untuk menyampaikan progress report nya sekaligus menjawab pertanyaan dari forum. Dimulailah penyampaian progress report dari wilayah I sampai dengan wilayah V. Hal-hal yang disampaikan berupa program kerja apa yang telah terlaksana selama kepengurusan periode ini berjalan, program kerja dalam pelaksanaan dan rencana teknis untuk pengerjaan program kerja yang belum terlaksana di wilayah masing-masing. Sebelum penyampaian progress report dari wilayah V sempat dibacakan terlebih dahulu SK keanggotaan Universitas 17 Agustus yang baru saja bergabung dengan ILMPI. Setelah itu barulah dilanjutkan dengan penyampaian progress report wilayah V. Progress report dari wilayah VI kemudian disampaikan oleh sekretaris jenderal dikarenakan koordinator wilayah VI berhalangan hadir dalam rakornas kali ini. Setelah penyampaian progress report seluruh wilayah selesai, forum mengajukan opsi pending rapat. Akhirnya pada pukul 02.11 WIB disepakatilah pending sampai jam 08.00 WIB. Sabtu, 19 September 2015 08.55 WIB sekjend selaku pimpinan sidang kembali mengabsen peserta yang hadir. Setelah memenuhi quorum, dicabutlah pending pada pukul 09.09 WIB. Agenda rapat dilanjutkan dengan penyampaian progress report nasional. Penyampaian progress report nasional termasuk sesi tanya jawab ini diberi waktu 30 menit per badan kelengkapan, sesuai yang telah disepakati forum. Sebagai pembuka, Hanna Septiana selaku koordinator untuk menyampaikan

Laporan Perkembangan (Progress Report) dari Badan Kesektariatan Nasional (Banseknas). Dilanjutkan oleh Fakhrunnisak dari Badan Keuangan Nasional (Bankeunas), Nadia Rosliani dari Badan Informasi dan Komunikasi Nasional (Baninfokomnas), Hermawan dari Badan pengembangan Organisasi Nasional (BPONas), Moh. Modrik AM dari Badan Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Nasional (BPPMNas) dan M. Djindan dari Badan Pengembangan dan Pengkajian Keilmuan Nasional (BPPKNas). Musyawarah II belum selesai, masih ada agenda ketiga yaitu penyampaian progress report tuan rumah Musyawarah dan Rapat Kerja Nasional 2016, dimana sebelumnya telah disepakati pada Mukernas 2015 bahwa tuan rumah adalah Universitas Negeri Padang selaku pemenang tender. Peserta dari Universitas Negeri Padang kemudian menyampaikan kepada forum tentang konsep dan teknis acara yang telah dipersiapkan sampai sejauh ini. Tidak banyak tanggapan dari forum disebabkan konsep dan teknis acara yang sudah disampaikan secara detail oleh perwakilan dari tuan rumah.
Pukul 12.00 WIB rapat dipending untuk istirahat, sholat dan makan. Setelah selesai makan siang, pending rapat kemudian dicabut pada pukul 13.30 WIB. Pembahasan dilanjutkan ke musyawarah II yaitu pembahasan isu nasional. Setelah mengajukan beberapa opsi, akhirnya disepakati oleh forum, isu yang akan dibahas ada dua 1) tentang RUU Keprofesian Psikologi dan 2) tentang anak. Forum kemudian dibagi menjadi dua kelompok FGD sesuai dengan minat masing-masing untuk membahas isu pertama atau isu kedua.

Kelompok FGD pertama dipimpin oleh koordinator Badan Pengembangan dan Pengkajian Keilmuan, M. Djindan. Sedangkan kelompok FGD kedua dipimpin oleh koordinator Badan Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat, Moh. Modrik AM. Hasil FGD kemudian di presentasikan didepan forum rapat koordinasi nasional.

Pukul 15.00 WIB rapat dilanjutkan dengan musyawarah III, yaitu rapat komisi masing-masing badan kelengkapan. Masing-masing badan kelengkapan kemudian membentuk kelompok yang dipimpin oleh koordinator badan kelengkapan nasional nya. Rapat komisi ini berjalan cukup lama. Akhirnya sekitar pukul 17.30 WIB selesai lah musyawarah III ini. Masuk pada musyawarah IV, agenda terakhir dari rakornas. Pada rakornas tahun ini menghasilkan beberapa keputusan tambahan antara lain adalah 1) Diberikannya waktu tambahan untuk Universitas Borobudur, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia dan Universitas AKBP Nomensen Medan mengenai SP 2 selambat-lambatnya sampai dengan Munas V. 2) Apabila poin 1 tidak diindahkan maka universitas tersebut akan dicabut status keanggotaannya ketika Munas VI. Dengan diketuknya palu mengesahkan keputusan tambahan, maka berakhirlah rapat koordinasi nasional 2015 kali ini. Seluruh peserta bertepuk tangan dan tampak lega karena telah menyelesaikan satu lagi rapat koordinasi nasional. Sebelum beristirahat dan bersiap untuk agenda selanjutnya, seluruh peserta mengabadikan momen dengan berfoto bersama. Tibalah malam yang ditunggu oleh seluruh peserta, yaitu Malam Gala Dinner. Pada acara ini, setiap peserta memakai dresscode pakaian khas daerah nya masing-masing. Sungguh memperlihatkan warna-warni Indonesia. Selain itu, dalam acara malam ini, setiap wilayah menampilkan sebuah persembahan dari wilayahnya. Acara dimulai dengan penampilan tarian dari panitia yang sungguh memukau, kemudian penampilan dari dinsos yaitu group band yang diberi nama evolusi, kemudian penampilan dari tiap wilayah. Malam ini begitu meriah sekaligus sendu, karena kami tahu bahwa malam ini adalah malam terakhir kami tertawa, berbagi cerita dan menghabiskan waktu bersama sebelum. Akan ada jarak yang jauh antara kami setelah malam ini, sebelum kami dipertemukan kembali di agenda nasional berikutnya.

Minggu, 20 September 2015
Pagi ini para peserta sibuk untuk membereskan barang bawaan masing-masing karena hari ini merupakan hari terakhir dari agenda temilnas dan rakornas. Setelahnya, para peserta kemudian sarapan dan bersiap untuk mengikuti field trip.

Perjalanan field trip hari ini dimulai dari UPT PSPA Bima Sakti Batu Malang, sebuah panti sosial yang bertugas melaksanakan pelayanan sosial bagi anak usia sd bermasalah. Dan memiliki fungsi sebagai pusat pelayanan kesejahteraan sosial, pusat informasi dan konsultasi, pusat bimbingan fisik, mental, social dan ketrampilan, pusat kerjasama pengembangan intra dan intersektoral dalam hal penanganan anak usia sd bermasalah Kami diberi penjelasan oleh Bapak Kepala UPT PSPA ini. Setelah banyak bertanya dengan Bapak ini, kami pun diajak mengelilingi tempat ini oleh panitia. Sayangnya, kami tidak bisa untuk bertemu anak-anak di sini secara langsung dikarenakan kami datang di saat jam makan dan tidur siang untuk mereka.
Kami kemudian melanjutkan perjalanan menuju salah satu pusat penjualan oleh-oleh kota Malang. Masing-masing kami mulai memisahkan diri untuk berburu oleh-oleh.

Pukul 14.15 WIB kami berangkat kembali menuju Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim untuk bersiap-siap pulang. Mulailah suasana sedih meliputi kami semua. Semua saling bersalaman atau berpelukan melepas setiap peserta yang akan kembali ke daerah asalnya. Sampai jumpa kembali teman-teman, sampai rindu kita akan terbayarkan. Sampai jumpa di Musyawarah dan Rapat Kerja Nasional 2016 di kota Bukittinggi, Sumatera Barat


Berita Acara Mukernas V ILMPI 2015

BERITA ACARA MUSYAWARAH DAN RAPAT KERJA NASIONAL V IKATAN LEMBAGA MAHASISWA PSIKOLOGI INDONESIA
UNIVERSITAS MERCU BUANA

16 – 22 MARET 2015

JAKARTA
16 Maret 2015 Tak terasa, waktu yang ditunggu tiba. Waktu perjumpaan dengan teman-teman dari seluruh penjuru Indonesia. Akhirnya, kami kembali dipertemukan dalam agenda Musyawarah dan Rapat Kerja Nasional Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia ke-V di Jakarta oleh Universitas Mercu Buana Jakarta.

Perjumpaan kami dimulai di pusdiklat, tempat kami menginap selama semalam ke depan. Delegasi dari berbagai universitas mulai berdatangan pada malam itu. Setelah isya, kami kemudian menghadiri acara ramah tamah di Ruang C203 Universitas Mercu Buana. Acara ramah tamah ini diisi dengan beberapa sambutan dan penampilan dari setiap wilayah. Penampilan yang sungguh luar biasa dan menghangatkan serta meriuhkan suasana diantara kami.
Setelah acara ramah tamah selesai, kami kembali menuju Pusdiklat yang jarak tempuhnya tidak jauh dari Universitas Mercu Buana.

17 Maret 2015
Agenda untuk hari ini adalah pembukaan diikuti dengan Seminar Nasional. Kami berangkat dari pusdiklat menuju Universitas Mercu Buana. Perjalanan yang kami tempuh dengan berjalan kaki terasa semakin syahdu dilengkapi dengan obrolan dengan teman-teman dalam sepanjang perjalanan.

Pembukaan Musyawarah dan Rapat Kerja Nasional V yang bertemakan “Nusantara dalam Genggaman Pemuda” ini dihadiri oleh perwakilan 46 Universitas dari seluruh Nusantara dengan 165 delegasi, panitia beserta tamu undangan. Pembukaan dimulai pada pukul 08.45 WIB. Diawali dengan kata sambutan dari ketua HMF Universitas Mercu Buana, Ibrahim Syah Lubis. Selanjutnya kata sambutan dari Sekretaris Jenderal ILMPI, Muhammad Yassirullah. Lalu dibuka oleh Dekan Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana, Dr. H. AA. Anwar Prabu Mangkunegara, M.Si. Acara dilanjutkan dengan hiburan dari paduran suara dan tari kreasi Betawi Sunda. Launching lagu Mars ILMPI yang telah lama ditunggu, dilakukan pada acara pembukaan ini.

Dimulailah seminar yang bertemakan tentang MEA dan dikemas dalam tiga sesi. Seminar sesi pertama disampaikan oleh Ketua Umum PP HIMPSI, Bapak Dr. Seger Handoyo, Psikolog, dengan tema “Tantangan dan Peluang Psikolog Indonesia pada Era MEA”. Dilanjutkan dengan seminar sesi kedua yang disampaikan oleh Bapak M. Zuhri Bahri, M.Si. dengan tema “Membangun Daya Saing Bangsa melalui Peningkatan Kualitas SDM (Ketenagakerjaan)”. Seminar sesi ketiga disampaikan oleh General Manager Port Banten, Bapak Chiefy Adi. T.

Setelah rangkaian kegiatan pembukaan dan seminar selesai, kami kembali menuju pusdiklat untuk bersiap-siap menuju tempat kegiatan berikutnya. Agenda kegiatan selanjutnya, yaitu musyawarah dan rapat kerja nasional serta gala dinner akan dilaksanakan di desa Caringin, Bogor.

Sekitar pukul 19.00 WIB, seluruh rombongan delegasi berangkat dari Pusdiklat menuju Caringin, Bogor. Kami berangkat menggunakan beberapa bus. Sekitar pukul setengah 10 malam, seluruh bus telah sampai di penginapan Karya Nyata Cinagara Bogor. Seluruh delegasi menuju kamar masing-masing kemudian menuju aula untuk makan malam. Setelah itu, kami tidur untuk bersiap melakukan agenda inti dari kegiatan ini.

18 Maret 2015
Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan diawali sarapan pagi bersama di lokasi musyawarah yang akan berlangsung. Setelah sarapan, sekitar pukul 08.00 WIB panitia dari tuan rumah, Universitas Mercu Buana memberi beberapa ice breaking dan mengenalkan beberapa delegasi kepada seluruh delegasi yang hadir. Setelah ice breaking yang diberikan selesai, presidium sidang sementara yaitu dari pihak panitia Universitas Mercu Buana menduduki kursi presidium yang sudah disediakan di depan dan langsung memimpin sidang.

Pukul 09.00 WIB dimulailah musyawarah pendahuluan dengan pembahasan dan pengesahan manual acara dan langsung dilanjutkan dengan pembahasan Tata tertib Musyawarah Nasional Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia dengan cara yang disepakati oleh forum Tartib dibacakan bab per bab.

Pukul 10.55 WIB, musyawarah pendahuluan tentang pembahasan Tartib selesai dan dilanjutkan dengan pembahasan draft pemilihan presidium sidang tetap. Setelah draft disahkan,dilanjutkan dengan pemilihan presidium sidang tetap. Dari beberapa nama yang diajukan oleh universitas yang hadir, akhirnya forum memutuskan 3 orang presidium tetap yaitu M. Djindan dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai Pimpinan sidang, Badrus dari UIN Syarif Hidayatullah sebagai Wakil pimpinan sidang, dan Naufal dari UIN Syarif Hidayatullah sebagai Notulen. Pemilihan presidium tetap ini selesai pada pukul 12.39 WIB dan dilanjutkan penyerahan sidang dari presidium sementara kepada presidium sidang tetap. Karena telah memasuki waktu sholat dan makan siang, sidang dipending sampai pukul 13.30 WIB.

Pukul 13.30 WIB, sidang dilanjutkan kembali dengan tanda ketukan palu oleh pimpinan sidang sebanyak 2 kali. Musyawarah selanjutnya membahas tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) ILMPI periode 2014-2015 dimana pembacaan LPJ diwakilkan oleh Sekretaris Jenderal. Sekretaris Jenderal membacakan LPJ di depan forum, didampingi oleh Pengurus Harian Nasional lainnya, antara lain Lilis Suryani Arta sebagai Koordinator Badan Kesekretariatan Nasional, Adam Mujahidin sebagai Koordinator Badan Keuangan Nasional, Achmad Basyir S.A. sebagai Koordinator Badan Informasi dan Komunikasi Nasional, Ilbana Betha sebagai Koordinator Badan Pengembangan Organisasi Nasional, Nur Handayani Widya S. sebagai Koordinator Badan Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Nasional serta Reza Muhammad sebagai Koordinator Badan Pengembangan dan Pengkaijian Keilmuan Nasional.

Penyampaian LPJ ILMPI periode 2014-2015 berjalan baik dan lancar. Setelah pembacaan keseluruhan LPJ, presidium sidang menawarkan mengenai adanya feedback LPJ. Peserta sidang menawarkan opsi untuk memberikan feedback kepada nasional perwilayah. Peserta sidang kemudian duduk perwilayah dan melakukan perundingan selama 2×15 menit untuk memberikan feedback atas LPJ yang telah dibacakan. Setelah waktu pending untuk perundingan selesai, mulailah masing-masing wilayah menyampaikan feedback nya. Memasuki waktu istirahat, penyampaian feedback di pending pada pukul 17.15 WIB.

Pukul 19.30 WIB, sidang kembali dibuka oleh wakil pimpinan sidang dan masih melanjutkan feedback dari per wilayah untuk LPJ yang sudah di sampaikan kepada forum. Setelah feedback yang disampaikan kemudian ditanggapi oleh Pengurus Harian Nasional, akhirnya tibalah saat nya forum menentukan apakah LPJ ILMPI 2014-2015 ini diterima atau tidak.

Pukul 21.30 WIB selesai lah keseluruhan musyawarah I dengan diterimanya Laporan Pertanggungjawaban ILMPI 2014-2015. LPJ ini mendapat nilai 7,4 dari kalkulasi nilai yang diberikan oleh seluruh universitas yang hadir pada sidang ini. Konsideran mengenai LPJ periode 2014-2015 ini disahkan pada tanggal 18 Maret 2015 pada pukul 21.30 WIB

Agenda selanjutnya yaitu musyawarah II, pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta pembahasan Garis Besar Haluan Organisasi dan Garis Besar Haluan Kerja. Sistematika pembahasannya adalah hanya membahas rekomendasi perubahan yang diajukan masing-masing wilayah dimana rekomendasi tersebut telah dibahas dan disusun tiap wilayah pada pra-mukernas masing-masing wilayah. Karena itu, pembahasan pertama Anggaran Dasar berlangsung dengan cukup singkat, sehingga pada pukul 23.40 WIB anggaran dasar dapat disahkan.

Musyawarah II kemudian dilanjutkan dengan pembahasan Anggaran Rumah Tangga. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 02.00 WIB dini hari, sehingga diputuskan sidang di pending sampai pukul 08.00 WIB.

19 Maret 2015
Pukul 08.20 WIB sidang dilanjutkan kembali dengan pembahasan ART yang tertunda sebelumnya. Tidak berbeda dengan AD, pembahasan ART berjalan dengan cukup singkat dan disahkan pada pukul 09.31 WIB.

Berlanjut ke pembahasan Garis Besar Haluan Organisasi dan Garis Besar Haluan Kerja. Sebelum memulai pembahasan, sempat terjadi perdebatan karena begitu banyak rekomendasi perubahan GBHO/GBHK. Ada dua draft rekomendasi, rekomendasi perubahan isi dari seluruh wilayah dan rekomendasi perubahan susunan dari wilayah II. Setelah penyampaian rasionalisasi dari beberapa peserta sidang, disepakatilah rekomendasi perubahan susunan GBHO/GBHK dibahas nanti pada saat rakornas V ILMPI. Pembahasan rekomendasi perubahan isi GBHO/GBHK berjalan cukup lama disebabkan banyak hal yang perlu diperbaiki dari GBHO/GBHK agar ke depannya lebih mudah dipahami lagi. Tidak jarang muncul perdebatan di dalam pembahasan kali ini, namun setiap perdebatan berakhir dengan keputusan yang bulat dan pembelajaran serta pengetahuan yang baru bagi peserta lainnya. Hingga pada akhirnya terbentuklah susunan GBHO yang baru yang di sahkan pukul 15.03 WIB. Setelah itu musyawarah V dilanjutkan dengan pembahasan GBHK. Pada pembahasan GBHK sidang diselingi pending untuk istirahat, sholat magrib dan makan malam. Setelah itu sidang dilanjutkan dan penghasilkan GBHK yang baru disahkan pukul 21.38 WIB.

Masuklah pada musyawarah IV tentang pembahasan Buku Pedoman Organisasi. Hal penting pertama yang dibahas adalah nama Buku ini yang singkatannya sama dengan Badan Pengembangan Organisasi. Wilayah IV mengusulkan perubahan nama buku ini agar nantinya tidak tertukar atau salah ketika menyebut BPO. Akhirnya disepakatilah nama Buku Pedoman
Organisasi diganti dengan Buku Pedoman Umum (BPU) ILMPI.

Pembahasan selanjutnya tentang rekomendasi perubahan isi dari Buku ini yang cukup banyak. Pembahasan Buku ini pun tidak terhindar dari perdebatan sampai beberapa kali harus melakukan lobi. Namun, proses ini mengajarkan kita untuk saling menghargai dan menjadi pembelajaran juga untuk semua. Dan setelah melewati proses ini, BPU ILMPI disahkan pada pukul 01.13 WIB.

Berlanjutlah dengan agenda yang paling ditunggu, yaitu pemilihan sekretaris jenderal. Walaupun waktu sudah menunjukkan lewat dini hari, namun peserta sidang tetap bersemangat untuk mengikuti sidang. Ikut serta dalam proses pemilihan dan menyaksikan siapa yang akan menjadi pemegang kepemimpinan ILMPI satu periode ke depan. Terlebih dahulu, dibahas dan disepakatilah draft pemilihan sekretaris jenderal. Draft pemilihan disahkan pukul 01.46 WIB. Dalam draft yang telah disepakati, terdapat 3 tahap pemilihan sekretaris jenderal, yaitu tahap pencalonan, tahap uji kelayakan dan tahap pemilihan. Pada tahap pencalonan, masing-masing universitas berhak mengajukan 2 nama bakal calon sekretaris jenderal secara tertutup. Perasaan lelah dan mengantuk yang melanda pada jam 2 pagi itu tidak melunturkan semangat peserta sidang, terlihat dari banyaknya bakal calon sekretaris jenderal yang diajukan. Sesuai dengan draft yang telah disepakati sebelumnya, dimana bakal calon dapat menjadi calon yang sah ketika mendapat1/3 suara dari universitas yang hadir, maka terpilihlah 2 calon sekretaris jenderal dari 14 bakal calon yang ada. Kedua calon ini adalah Rendi Septiyanto dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan Reza Muhammad dari Universitas Diponegoro. Keduanya pun menyatakan kesediaan nya untuk dicalonkan sebagai sekretaris jenderal.
Sidang berlanjut dengan pemaparan curriculum vitae dan pandangan terhadap ILMPI dari kedua calon sekjend. Ketika satu calon menyampaikan, calon yang lain tidak diperbolehkan berada dalam forum. Dalam sesi tanya jawab, setiap wilayah memberikan pertanyaan yang sama
untuk setiap calon. Setelah selesai tahap uji kelayakan ini, dikarenakan waktu juga sudah terlalu pagi, sekitar pukul 5 pagi akhirnya sidang di pending. 20 Maret 2015 Setelah sarapan, sidang dilanjutkan kembali ke tahap pemilihan. Tahap pemilihan dilakukan dengan musyawarah mufakat. Sebelum musyawarah mufakat secara keseluruhan, disepakatilah masing-masing wilayah untuk berdiskusi terlebih dahulu terhadap dua calon ini. Kemudian pendapat masing-masing wilayah disampaikan ke dalam forum untuk dimuswyarahkan dan menemukan satu nama untuk sekjend. Setiap wilayah ternyata tidak menemukan suara bulat untuk satu nama. Kemudian disepakatilah untuk menuju poin voting. Setiap universitas memberikan satu suara untuk satu nama. Akhirnya, setelah melalui proses panjang, suara terbanyak didapat oleh Rendi Septiyanto dari Universitas Muhammadiyah Purwekerto. Dengan ini, diketuklah palu sidang meresmikan Rendi Septiyanto sebagai Sekretaris Jenderal ILMPI periode 2015-2016 tepat pada tanggal 20 Maret 2015 pukul 14.51 WIB. Beranjak ke agenda selanjutnya, yaitu pembahasan Draft Pemilihan Koordinator Badan Kelengkapan Nasional. Badan Kelengkapan Nasional terdiri dari 6 badan, yaitu Badan Kesekretariatan Nasional, Badan Keuangan Nasional, Badan Informasi dan Komunikasi Nasional, Badan Pengembangan Organisasi Nasional, Badan Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Nasional dan Badan Pengembangan dan Pengkajian Keilmuan Nasional. Pemilihan Koordinator Badan Kelengkapan Nasional ini terdiri dari tahap pencalonan, tahap uji kelayakan dan tahap penetapan. Sesuai denga draft yang telah disepakati yang disahkan pukul 15.07 WIB.

Pada tahap pencalonan, dibacakanlah calon-calon koordinator yang sudah dicalonkan setiap wilayah pada pra-mukernas di masing-masing wilayah. Setiap wilayah hanya dapat mencalonkan paling banyak 3 nama calon koordinator. Wilayah I mencalonkan Aviola Nathasya Benni dari Universitas Andalas sebagai Koordinator BANSEKNAS, Sucia Kartiana dari Universitas Negeri Padang sebagai Koordinator BANSEKNAS dan Halida Ulfah dari Universitas Syiah Kuala sebagai Koordinator BANINFONAS. Wilayah II mencalonkan Hanna Septiana dari UPI YAI sebagai Koordinator BANSEKNAS. Wilayah III mencalonkan Nadia Rosliani dari Universitas Diponegoro sebagai Koordinator BANINFONAS dan Erik Wiyoga dari Universitas Sebelas Maret Surakarta sebagai Koordinator BPONAS. Wilayah IV mencalonkan Fakhrunnisak dari Universitas Islam Indonesia sebagai Koordinator BANKEUNAS, MohModrik AM dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai Koordinator BPPMNAS dan M. Djindan dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai Koordinator BPPKNAS. Wilayah V mencalonkan I.G.A Jayanthi Prima Dewi dari Universitas Udayana Bali sebagai Koordinator BANINFONAS dan wilayah VI mencalonkan Hermawan dari Universitas 45 Makassar sebagai Koordinator BPONAS.

Selanjutnya, masuk pada tahap uji kelayakan dimana setiap calon membacakan CV nya dan diberi pertanyaan oleh seluruh wilayah. Tahap uji kelayakan ini memakan waktu cukup panjang hingga sampai malam tiba pun masih berlangsung. Sekitar pukul 10 malam, setelah seluruh calon melewati tahap uji kelayakan, dilakukan tahap penetapan. Pada tahap penetapan ini, sekjend mengumumkan nama yang telah dipertimbangkannya untuk menjadi koordinator setiap badan yang ada. Akhirnya terpilihlah Hanna Septiana dari UPI YAI sebagai Koordinator Badan Kesekretariatan Nasional, Fakhrunnisak dari Universitas Islam Indonesia sebagai Koordinator Badan Keuangan Nasional, Nadia Rosliani dari Universitas Diponegoro sebagai Koordinator Badan Informasi dan Komunikasi Nasional, Hermawan dari Universitas 45 Makassar sebagai Koordinator Badan Pengembangan Organisasi Nasional, Moh Modrik AM dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai Koordinator Badan Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Nasional dan M. Djindan dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai Koordinator Badan Pengembangan dan Pengkajian Keilmuan Nasional. Pada pukul 23.01 WIB palu sidang diketuk menandakan nama-nama di atas secara sah menjadi Koordinator Badan Kelengkapan Nasional ILMPI periode 2015-2016.

Masuk pada agenda penting lainnya, yaitu serah jabatan dari Sekjend ILMPI periode 2014-2015 ke Sekjend ILMPI periode 2015-2016. Serah terima jabatan ini dilakukan dengan penyerahan Bendera ILMPI. Kemudian dilanjutkan dengan foto bersama Pengurus Harian Nasional periode 2014-2015 dan Pengurus Harian Nasional periode 2015-2016 diiringi dengan sorak tepuk tangan dari seluruh peserta sidang. Menaruh harapan besar pada Pengurus Harian Nasional selanjutnya untuk ILMPI yang semakin baik ke depannya.

Tibalah pada agenda terakhir dalam musyawarah, yaitu pembahasan keputusan tambahan. Dalam keputusan tambahan musyawarah nasional menghasilkan beberapa keputusan tambahan yaitu menjadikan Perguruan Tinggi tempat Sekretaris Jendral menimba Ilmu (Universitas Muhammadiyah Purwokerto) sebagai Kesekretariatan ILMPI sementara, sambil menunggu kesekretariatan tetap, pencabutan keanggotaan dari ILMPI untuk Universitas Assyafi’iyah dan Unika Soegijapranata, penghapusan iuran 3 periode untuk UIN Sunan Ampel Surabaya, STAIN Kediri, Darul Ulum Jombang, Muhammadiyah Jember, dan adanya kesepakatan untuk beberapa anggota yaitu jika SP 2 tidak diindahkan untuk lembaga eksekutif mahasiswa Universitas AKBP Nomensen Medan, Universitas Borobudur, Universitas Islam Bandung dan Universitas Bisnis dan Informatika Bandung sampai rakornas 2015 maka status keanggotaannya dicabut di munas ke-VI tahun 2016. Keputusan tambahan dalam musyawarah nasional ini disahkan pukul 00.14 WIB.

Berakhirlah musyawarah nasional kali ini. Dilanjutkan dengan pemilihan pengurus nasional dari open recruitment yang telah dibuka sebulan sebelumnya. Akhirnya setelah melalui proses wawancara dengan koordinator masing-masing badan, terpilihlah 26 orang menjadi pengurus nasional. Kemudian, dilantiklah seluruh pengurus oleh Sekretaris Jenderal yang baru, baik pengurus nasional maupun pengurus di setiap wilayah. Semangat membara terlihat di antara pengurus yang hadir, tetap kuat berdiri tegak serta mengucapkan sumpah dan janji di tengah dini hari itu. Setelah pelantikan, agenda dipending sampai pagi harinya.

21 Maret 2015
Agenda dilanjutkan dengan Rapat Kerja Nasional. Musyawarah pendahuluan kembali dipimpin oleh presidium sidang sementara dari panitia. Membahas manual acara dan tata tertib rapat kerja, yang kemudian dihasilkan manual acara yang disahkan pukul 09.51 WIB dan tata tertib rapat kerja nasional pukul 10.07 WIB. Setelah dibahas dan disahkan, sidang diambil alih oleh Sekretaris Jenderal yang baru, Rendi Septiyanto sebagai pimpinan dengan didampingi oleh Koordinator Badan Kesekretariatan Nasional, Hanna Septiana dan Koordinator Badan Informasi dan Komunikasi Nasional, Nadia Rosliani.

Memasuki musyawarah I, yaitu pembahasan Program Kerja Nasional dalam rapat komisi. Dalam rapat komisi ini, terdapat 6 komisi yaitu Komisi I (Badan Kesekretariatan Nasional), Komisi II (Badan Keuangan Nasional), Komisi III (Badan Informasi dan Komunikasi Nasional), Komisi IV (Badan Pengembangan Organisasi Nasional), Komisi V (Badan Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Nasional) dan Komisi VI (Badan Pengembangan dan Pengkajian Keilmuan Nasional). Setiap komisi dipimpin oleh Koordinator Badan Kelengkapan Nasional masing-masing yaitu Komisi I dipimpin oleh Hanna Septiana, Komisi II dipimpin oleh Fakhrunnisak, Komisi III dipimpin oleh Nadia Rosliani, Komisi IV dipimpin oleh Hermawan, Komisi V dipimpin oleh Moh Modrik AM dan Komisi VI dipimpin oleh M. Djindan. Selain itu, terdapat komisi tambahan yang terdiri dari Sekretaris Jenderal beserta seluruh Koordinator Wilayah.
Peserta yang merupakan pengurus di wilayah atau di nasional masuk ke dalam komisi yang sesuai dengan jabatan yang dipegangnya saat itu. Sedangkan peserta non-pengurus, dapat bergabung dengan komisi yang diinginkan. Rapat komisi ini berlangsung sampai waktu istirahat siang, yang kemudian dilanjutkan dengan pending sampai pukul 13.30 WIB Agenda selanjutnya setelah pending selesai adalah rapat pleno. Rapat Pleno berlangsung di kelas yang berada di samping Aula Pusdiklat. Dalam rapat pleno tersebut setiap koordinator badan kelengkapan nasional memaparkan rekomendasi-rekomendasi program kerja yang merupakan hasil pembahasan dalam sidang komisi. Setelah seluruh program kerja masing-masing badan di plenokan kemudian tibalah saatnya rapat paripurna untuk mengesahkan program kerja nasional. Seluruh program kerja yang diajukan seluruh badan diterima oleh forum dan kemudian disahkan oleh sekretaris jenderal ILMPI pada pukul 17.17 WIB.

Masuk pada musyawarah terakhir, yaitu pembahasan keputusan tambahan. Pada pembahasan ini, disepakati akan membahas tender Rakornas dan Mukernas VI. Tender Rakornas diberikan kepada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sedangkan tender Mukernas, diperebutkan oleh dua Universitas dan akhirnya diberikan kepada Universitas Negeri Padang. Keputusan Tambahan ini kemudian disahkan pada pukul 19.42 WIB.
Selesailah agenda persidangan dalam Musyawarah dan Rapat Kerja Nasional ILMPI kali ini. Berakhirnya ditandai dengan penandatanganan piagam deklarasi oleh seluruh universitas yang hadir kali ini.

Malam menjelang dan datanglah agenda yang paling ditunggu dalam rangkaian kegiatan Mukernas V ini, Gala Dinner. Tidak hanya peserta sidang yang hadir, namun juga alumni ILMPI yang sebelumnya pernah menjadi pengurus turut diundang hadir dalam Gala Dinner ini. Selain acara hiburan, gala dinner ini diisi dengan sharing-sharing dari alumni ini. Beberapa alumni yang datang yaitu Marta Herdian Dinata (Sekjend 2012-2013), Tiara Kurnia Putri Elwan (Staff Banseknas 2012-2013), Nurfitriyanti Permata Putri (Bankeunas 2013-2014), Ahmad Afif (Koor. Banseknas 2012-2013), Aldi Prima Wansya (Korwil1 2011-2012 &Koor. Banbidnas 2012-2013), Fajar Juliana (Koor. Bankeunas 2012-2013), Muhammad Seno Aji (Sekjend 2013-2014), Dita Permata Sari (Koor. Banbidnas 2013-2014) Marjun, S.Psi (Inisiator ILMPI).Gala Dinner berlangsung dengan meriah dan ramai.

22 Maret 2015
Waktunya untuk kembali ke kehidupan Ibukota. Seluruh peserta bersiap-siap meninggalkan penginapan untuk menuju Jakarta untuk melaksanakan field trip ke Kota Tua. Kami menempuh perjalanan dari Bogor menuju Jakarta dengan menaiki bus. Banyak yang terlelap sepanjang perjalanan dikarenakan terlalu lelah. Namun, ada juga yang terjaga karena tak ingin kehilangan momen-momen bersama sebelum dipisahkan kembali. Bagaimanapun melelahkannya, perjalanan mukernas ini tentu akan menjadi bagian tak terlupakan bagi seluruh peserta.

Sesampainya di Kota Tua, rombongan berpencar sesuai tujuannya masing-masing. Kami semua dijadwalkan untuk berkumpul kembali pada pukul 15.00 untuk bersiap pulang ke daerah masing-masing. Setelah selesai berpencar, kami berkumpul kembali pada waktu yang ditentukan. Melepas kepergian satu per satu dari kami yang berangkat menuju bandara atau pun stasiun, untuk kembali ke daerah masing-masing. Sungguh rasanya berat melepaskan kebersamaan ini, tapi kita berharap suatu saat dipertemukan kembali dimanapun itu, untuk kembali menikmati kebersamaan. Sampai berjumpa kembali di kegiatan-kegiatan ILMPI selanjutnya, keluarga…

Salam Perjuangan
Koordinator Badan Keskretariatan Nasional
Hanna Septiana


World Mental Health Day Wilayah I Sumatera

Berita Acara WMHD ILMPI Wilayah I

Peringatan Hari Kesehatan Mental Dunia yang jatuh pada tanggal 10 Oktober 2015 di wilayah 1 dilaksanakan di empat kota yakni Pekanbaru, Pariaman, Palembang, Jambi. Secara keseluruhan, tujuan peringatan Hari Kesehatan Mental Dunia kali ini adalah mensosialisasikan mengenai pentingnya kesehatan mental kepada masyarakat, serta untuk mengubah stigma masyarakat terhadap orang-orang dengan masalah kejiwaan yang selama ini mendapatkan diskriminasi.

Kronologis Aksi #WMHDILMPI Palembang, 10 oktober 2015.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia (ILMPI) Wilayah 1, melakukan aksi teatrikal dan freeze mob dalam rangka memperingati hari kesehatan mental dunia.

Aksi dilakukan di Kambang Iwak Palembang, pada pukul 15.30 WIB. Massa aksi berasal dari Unsri, Bidar, dan UIN Rafa. Sebelum aksi dimulai, kami meminta izin ke polsek setempat. Aksi diawali dengan briefing dan doa terlebih dahulu.

Selepas itu, massa aksi berjalan mengitari taman Kambang Iwak sambil melakukan freeze mob, meminta tanda tangan dukungan, dan membagikan flyer. Perwakilan dari masing2 universitas lalu melakukan orasi terkait hari kesehatan mental dunia. Dari orasi yang disampaikan, kami menuntut agar orang dengan gangguan jiwa perlu diperlakukan secara manusiawi.

Kami mengecam tindakan pemasungan terhadap orang dengan gangguan jiwa. Di Sumsel sendiri, terdapat 97 kasus pemasungan, dan jumlah itu masih akan terus bertamabah karena belum semua kabupaten/kota terdata sepenuhnya. Kami menghimbau agar masyarakat yang mengetahui tindakan pemasungan agar segera melapor kepada pihak yang berwajib. Selanjutnya massa aksi kembali bergerak menuju titik akhir.

Aksi diakhiri dengan teater singkat tentang seorang anak dengan gangguan jiwa yang didiskriminasi oleh teman2 dan keluarganya. Aksi selesai pada pukul 17.30 WIB dan ditutup dengan doa.
Seusai aksi, kami menyampaikan pandangan kami tentang peringatan hari kesehatan mental dunia kepada wartawan yang hadir meliput.

Kronologis Aksi #WMHDILMPI Jambi, 10 oktober 2015.
Sabtu, 10 oktober lalu pukul 09.00 ilmpi prov Jambi membagikan flayer WMHD dan masker di SD, SMP, dan SMA di Kota Jambi, sore harinya teman2 ilmpi prov jambi bersama ima psikologi unja, himpsi dan beberapa komunitas di kota jambi melakukan deklarasi WMHD di Kampung Flores, Jambi. Deklarasi tsb berisi upaya untuk menekan dan menghilang kan perilaku beresiko di kampung flores.

Selain itu, Senin, 12 Oktober kami bersama HIMPSI  dan 150 mahasiswa psikologi unja kembali  membagikan 3000 flyer serta melakukan aksi pengumpulan tanda tangan masyarakat jambi yg mendukung WMHD. Acara tersebut pun disiarkan melalui radio RRI. Perwakilan ILMPI & HIMPSI memberikan penjelasan dan harapan mengenai hari kesehatan mental dunia.

Alhamdulillah Masyarakat jambi sangat antusias sekali dengan acara WMHD. Kami mengharapkan acara ini bukan sekedar untuk unjuk aksi saja, tetapi juga memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat jambi.

 

 

Kronologis Aksi #WMHDILMPI Pariaman, 10 oktober 2015.

Perayaan hari kesehatan mental dunia di Sumatera Barat dipusatkan di Kabupaten Padang Pariman, tepatnya di Kecamatan Sungai Limau dengan mengadakan psikoedukasi kepada keluarga ODGJ yang berdomisili di kecamatan tersebut. Dalam pelaksanaannya, kami bekerja sama dengan Komunitas Peduli Skinzofrenia Indonesia (KPSI) Simpul Padang, RSJ HB Saanin Padang, serta Puskesmas Sungai Limau. Psikoedukasi tersebut diberikan oleh Rika Novita, M. Psi., Psikolog dan dr. Wiwi Marmar. Selain itu, salah seorang ODS (Orang dengan Skinzofrenia) yang merupakan salah satu anggota KPSI juga membagikan pengalamannya kepada peserta yang hadir.

Selain melakukan psikoedukasi, kami juga mengadakan kampanye kesehatan mental di Pantai Gandoriah, Pariaman dengan membagikan flyer serta masker gratis kepada pengunjung pantai. Pada kesempatan tersebut kami juga mengumpulkan tanda tangan pengunjung sebagai bentuk dukungan dan kesadaran terhadap kesehatan mental.

Kronologis Aksi #WMHDILMPI Pekanbaru, 10 oktober 2015.

Perayaan Hari Kesehatan Mental Dunia di provinsi Riau dilaksanakan di UIN Sultan Syarif Kasim Riau pada 10 Oktober 2015. Pada kesempatan tersebut, kami mengadakan kampanye dan membagikan brosur mengenai kesehatan mental kepada mahasiswa UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Selain itu, kamii juga mengumpulkan tanda tangan sebagai bentuk kesadaran dan dukungan terhadap kesehatan mental.

WMHD Wilayah 1WMHD Wilayah 1pariaman2 pekanbaru1 pariaman5